Magnet Kai Havertz

Foto: Instagram kaihavertz29

BREMEN — Kai Havertz terus memamerkan kehebatannya bersama Bayer Leverkusen. Di usianya yang baru 20 tahun, ia kini sudah menempatkan dirinya sejajar dengan gelandang top dunia lainnya.

PEMAIN muda Jerman itu baru saja mencetak dua gol ke gawang Werder Bremen. Brace tersebut mengantarkan Leverkusen meraih kemenangan 4-1 atas Bremen di Wohninvest-Weser-Stadion, dinihari kemarin.

Dengan brace itu, Havertz kini total sudah mencetak 12 gol dan delapan assist di semua kompetisi musim ini. Catatan hebat itu melanjutkan performa hebatnya musim lalu dimana ia mencetak 20 gol.

Sebagai seorang gelandang, torehan itu tentu sangat luar biasa. Dan itu jelas akan menjadi magnet luar biasa yang membuat klub-klub raksasa Eropa akan terus berlomba untuk menggoda pemain berpostur 189 cm tersebut.

Saat ini, Havertz yang dijuluki Michael Ballack muda diminati Liverpool, Manchester United, dan Juventus. Melihat penampilan dan usianya, Havertz dipastikan akan semakin menyedot perhatian klub besar.

Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz menyebut Havertz yang sudah menyandang ban kapten memang sosok spesial. Ia juga sangat yakin bahwa pemain kelahiran 11 Juli 1999 tersebut akan terus berkembang seiring makin matangnya usianya.

“Kai (Havertz) adalah pemain istimewa. Dia bisa berbuat banyak lebih baik. Aku sudah mengenalnya cukup lama sekarang dan aku tahu dia bisa melakukan sesuatu yang jauh lebih baik,” kata Bosz seperti dikutip dari Goal.

Mantan bek Jerman, Jens Nowotny percaya Havertz kelak akan menjadi gelandang terbaik dunia. “Dia sedang dalam perjalanan untuk menjadi pemain kelas dunia. Dia memiliki potensi yang sangat besar,” kata Nowotny di Express.

Meski sudah di level atas, Nowotny menyarankan Havertz tak tergoda rayuan klub raksasa. Menurutnya, akan berisiko bagi pemain berharga 72,90 juta poundsterling itu jika dia bergabung dengan klub besar musim panas mendatang.

“Setahun lagi di Leverkusen tentu tidak akan menyakitinya. Untuk pengembangan pribadinya sebagai pemain dan sebagai pribadi, akan baik baginya untuk berada di lingkungan di mana ia merasa nyaman dan itulah yang terjadi di Leverkusen,” jelasnya.

“Untuk memenuhi potensinya, langkah selanjutnya adalah sangat, sangat penting. Dia harus bertanya pada dirinya sendiri: apakah ada klub di mana dia bisa berkembang jika mungkin ada perubahan?” lanjutnya.

Namun, ia menegaskan, Havertz memang butuh pelatih top untuk terus berkembang. “Di satu sisi, Anda membutuhkan pelatih seperti Jurgen Klopp, Pep Guardiola atau Jose Mourinho, yang dapat membawanya lebih jauh,” ujar Nowotny.

Legenda Jerman, Michael Ballack sependapat. Mantan gelandang Chelsea dan Bayer Leverkusen itu mengatakan, Havertz harus tetap di Jerman untuk sementara waktu. “Pemain dengan kualitasnya laris di mana-mana. Tapi saya pikir dia ada di tangan yang baik di Leverkusen,” kata Ballack kepada SportBild.

Bagi Ballack, kondisi Leverkusen sangat cocok untuk bintang muda sepertinya. “Bayer memainkan sepakbola yang menarik dan fasilitas pelatihan mereka sangat baik. Tentu saja seorang pemain seperti Kai Havertz harus bermain di Liga Champions, jadi penting bagi Leverkusen untuk lolos ke sana,” kuncinya dikutip dari Sportsmole. (amr/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here