Target Capaian Literasi Terlalu Rendah

Beranda Pendidikan Target Capaian Literasi Terlalu Rendah

JAKARTA – Target capaian literasi yang dipatok oleh Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, dinilai terlalu rendah.

Pengamat pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, harusnya pemerintah lebih berani menetapkan capain target, agar upaya untuk mengejar ketertinggalan literasi juga bisa lebih optimal.

Skor capaian literasi yang dipatok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam RPJMN 2020-2024 hanya sebesar 396. Angka ini bahkan masih jauh di bawah capaian rata-rata negara anggota The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yakni 487.

“Pemerintah harus berani mengubah target capaian skor literasi ini guna meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, dan tak tertinggal dari negara lain,” kata Indra, Senin (11/5).

Menurut Indra, literasi merupakan hal dasar yang harus menjadi perhatian pemerintah. Sebab, aspek ini menjadi tolok ukur kemampuan peserta didik di Indonesia.

“Kalau orang Indonesia tidak mampu membaca, berarti tidak mampu belajar,” ujarnya.

BACA JUGA: PMI Daerah Aktif Lakukan Pencegahan Wabah Covid-19

Indra menuturkan, berdasarkan catatan Programme for International Student Assessment (PISA), skor literasi Indonesia sebesar 371 dan tergolong masih rendah. Padahal, target skor literasi yang dipatok Kemendikbud sampai 2035, yakni 451.

“Hasil PISA terbaru 55,4 persen siswa Indonesia tingkat literasinya berada di level 1. Ini jauh tertinggal dibanding Vietnam, yang hanya mencatatkan 13,9 persen pelajarnya masuk kategori literasi di level 1,” jelasnya.

Dengan demikian, Indra menyarankan target capaian literasi diubah dan masuk dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Menurutnya, membuat sumber daya manusia (SSDM) Indonesia yang unggul tak boleh sekadar slogan.

“Ini Kemampuan membaca ini adalah yang paling dasar, harus diperbaiki targetnya. Kalau unggul harus benar-benar, jangan hanya slogan saja” ujarnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim mengatakan, bahwa untuk memperbaiki kemampuan membaca siswa di Indonesia, pihaknya akan mengubah isi buku pelajaran yang selama ini digunakan.

“Untuk meningkatkan literasi harus mengubah paradigma, buku-buku yang digunakan di sekolah selama ini hanya fokus ke buku-buku paket pembelajaran dan kurikulum,” kata Nadiem.

Nadiem menyebutkan, skor kemampuan membaca siswa Indonesia adalah 371 dan berada di posisi 74, kemampuan matematika skornya 379 di posisi 73 dan kemampuan sains di dengan skor 396 di posisi 71.

BACA JUGA: 1,7 Juta Warga Miskin Baru, Dampak Pandemi Covid-19 di Jawa Barat

“Perubahan terpenting, kalau anak mencintai membaca, mereka akan tertarik karena konten menarik. Dari situ proses literasi akan terjadi,” ujarnya.

Untuk itu, kata Nadiem, terkait penilaian kompetensi pembelajaran dari masing-masing daerah juga akan diubah. Terlebih, perubahan ini khususnya mengenai ujian yang menggantikan Ujian Nasional (UN).

“Akan ada beberapa perbedaan dengan UN. Pertama ‘assesment’ di masing-masing sekolah dan tidak semua siswa akan diuji, tapi ‘sampling’ dari setiap sekolah di tingkat SD, SMP, SMA dengan standar yang sama di semua daerah,” tutur Nadiem.

Selain perubahan jenis ujian akhir dan perlakuan setelah ujian akhir tersebut, Nadiem juga akan melakukan penyederhanaan kurikulum di semua jenjang.

“Kita sudah sepakat menyederhanakan kurikulum, sehingga lebih mudah dipahami guru dan siswa, beban konten pelajaran harus turun, sehingga di masing-masing konten bisa mendalami kompetensinya,” pungkasnya. (der/fin)

Baca Juga

Distribusi Vaksin Merah Putih Molor

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menyampaikan, bahwa distribusi vaksin Merah Putih diperkirakan mundur hingga penghujung 2021. Menteri Riset Teknologi/ Kepala Badan...

Penyaluran BOS Madrasah 2021 Langsung dari Pusat

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional...

Semester Depan Kampus Boleh Tatap Muka

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengizinkan perguruan tinggi untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka pada semester depan. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti)...

Tak Ada yang Diprioritaskan Dalam Seleksi PPPK

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa tidak akan ada kelompok yang diprioritaskan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada...

Rekomendasi Lainnya

Penyebab Sakit Kepala Selain Darah Tinggi

JAKARTA - Bagi mereka penderita darah tinggi, sakit di area kepala sering kali dikaitkan dengan kondisi ini. Namun tahukah Anda, sakit kepala tidak selalu...

Polisi Resmi Panggil Habib Rizieq, Pemeriksaan...

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya resmi melayangkan surat pemanggilan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Rizieq dipanggil guna menjani pemeriksaan sebagai saksi pada...

Merapi Alami 43 Gempa Guguran

JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi mengalami 43 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Sabtu (28/11)...

Tiket Kereta Api Jarak Jauh Libur...

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta telah membuka pemesanan tiket 43 kereta api( KA) jarak jauh periode H+30 atau hingga...

Pemerintah Ingatkan Ancaman Hukum yang Menghalangi...

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan pemerintah bisa memproses hukum pihak-pihak yang terlibat dalam penolakan tracing Covid-19...

Soal Swab Rizieq Shihab, Polda Jabar...

JAKARTA - Polda Jawa Barat mengagendakan pemeriksaan terhadap empat direktur RS UMMI, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (30/11), terkait tes usap atau swab test...

Ogah Patuhi Prokes Covid-19, Pemerintah Bakal...

JAKARTA - Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menegaskan pemerintah bakal menindak tegas siapapun, termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, yang menolak...

Gus Menteri Mengaku Bangga dengan Transmigran

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengaku bangga dengan pilihan orang yang tinggalkan daerah asal guna...

Baca Juga

Distribusi Vaksin Merah Putih Molor

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menyampaikan, bahwa distribusi vaksin Merah Putih diperkirakan mundur hingga penghujung 2021. Menteri Riset Teknologi/ Kepala Badan...

Penyaluran BOS Madrasah 2021 Langsung dari Pusat

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Raudlatul Athfal dan Bantuan Operasional...

Semester Depan Kampus Boleh Tatap Muka

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengizinkan perguruan tinggi untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka pada semester depan. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti)...

Tak Ada yang Diprioritaskan Dalam Seleksi PPPK

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, bahwa tidak akan ada kelompok yang diprioritaskan dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada...

Kemenag Bakal Salurkan Bantuan Subsidi Gaji untuk Guru Madrasah

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan bantuan subsidi gaji (BSG) untuk guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah sebesar Rp600 ribu per bulan. Direktur Guru...

Berita Terbaru

Pelajari Profil Anak Berkebutuhan Khusus saat Pandemi

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengatakan dalam masa pandemi COVID-19, setiap pendidik dituntut bisa melihat profil anak usia dini berkebutuhan khusus. Termasuk...

Vaksin Merah Putih Dapat Diekspor

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan vaksin Merah Putih saat ini sedang dalam proses pengembangan. Vaksin untuk pencegahan infeksi...

PGRI: Sekolah Tatap Muka Wajib 3M

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi menyatakan mendukung rencana pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang. “Menghadapi...

Pemerintah Siap Gelar Vaksinasi Nasional 

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito memastikan, pemerintah siap melaksanakan program vaksinasi Covid-19 secara nasional. Seluruh persiapan telah dilakukan. Baik secara...

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Positif Covid-19

JAKARTA - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj positif terinfeksi Covid-19. Kabar tersebut disampaikan oleh sekretaris pribadinya, M Sofwan Erce melalui video yang diunggah...

Foto-Foto

News

Rizieq Shihab Keluar RS Melalui Pintu Belakang, Muannas: Tolong Beri Contoh yang Baik ke Ummat

JAKARTA- Petinggi Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab dikabarkan telah keluar dari Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat. Rizieq keluar tanpa diketahui publik. Kabarnya,...

Habib Rizieq dan Istri Dikabarkan Kabur dari RS Ummi Lewat Gudang Obat di Pintu Belakang

JAKARTA- Petinggi Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab masih jadi sorotan publik. Pasalnya, dirinya enggan umumkan hasil swab yang telah dilakukan di RS...

Muannas ke Rizieq Shihab: Mentang-Mentang Habib Lalu Berbuat Semaunya

JAKARTA- Hasil Swab Habib Rizieq Shihab yang dilakukan secara pribadi dari MER-C, sudah keluar. Namun Rizieq meminta hasil swab itu agar tidak diumumkan ke...