Dua Posisi Kosong Terisi

Beranda Politik Dua Posisi Kosong Terisi

JAKARTA – Dua posisi kosong di jajaran penyelenggara Pemilu resmi terisi. Posisi Wahyu Setiawan yang sebelumnya terjaring OTT KPK digantikan I Dewa Kadek Wiarsa Rakasandi. Sedangkan anggota DKPP Harjono yang diangkat menjadi Dewan Pengawas KPK digantikan oleh Didik Supriyanto.

Kemarin (15/4), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melakukan acara Pengucapan Sumpah Jabatan Anggota DKPP Pergantian Antar Waktu Sisa Masa Tugas 2017 – 2022 untuk Didik Supriyanto.

Pengangkatan Didik berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30/P Tahun 2020 tentang Pergantian Antar Waktu Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Masa Tugas Tahun 2017-2020 yang ditandatangani Presiden RI Joko Widodo pada 12 Maret lalu.

Pengucapan sumpah dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DKPP, Muhammad dan Anggota DKPP. Kemudian Menteri Dalam Negeri yang diwakili Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa, Ketua DKPP periode 2017-2019, Harjono, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, dan Sekretaris Jenderal Bawaslu Gunawan Suswantoro. “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi tugas dan kewajiban saya sebagai Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum dengan sebaik-baiknya sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1954,” ucap Didik.

BACA JUGA: Tanpa Permenkumham, 40.329 Napi Akan Dibebaskan

Selain itu, Didik bersumpah untuk menjalankan tugas dan wewenangnya dengan sungguh-sungguh, jujur, adil, dan cemat untuk menyukseskan pemilu di Indonesia, nasional maupun daerah. “Tegaknya demokrasi dan keadilan serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia daripada kepentingan pribadi atau golongan,” tegas Didik. Setelah pengucapan sumpah, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Plt Ketua DKPP, Muhammad dan Didik Supriyanto.

Di tempat terpisah, Presiden Joko Widodo juga melantik I Dewa Kadek Wiarsa Rakasandi sebagai Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) masa jabatan tahun 2017-2022 menggantikan Wahyu Setiawan. Rakasandi mengucapkan sumpah jabatan dengan dibimbing oleh Presiden Jokowi.

“Om Atah Paramawisesa saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi tugas dan kewajiban saya sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” kata Rakasandi, di Istana Negara Jakarta, Rabu (15/4).

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan wewenang akan bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur, adil dan cermat demi suksesnya pemilihan umum anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Presiden dan Wakil Presiden serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, bagi tegaknya demokrasi dan keadilan serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pada kepentingan pribadi atau golongan,” lanjut Rakasandi.

Pelantikan Rakasandi tersebut berdasarkan Keppres 38/P Tahun 2020 tentang pengesahan pengangkatan Antarwaktu Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tahun 2017-2022 I Dewa Kadek Wiarsa Rakasandi tertanggal 13 April 2020.

Setelah mengucapkan sumpah jabatan, Rakasandi lalu menandatangani berita acara pelantikan. Pelantikan itu dihadiri oleh undangan terbatas sekitar 20 orang. Termasuk Ketua KPU Arief Budiman. Pemberian ucapan dilakukan dari jarak sekitar 1 meter dengan mengatupkan kedua tangan di dada.

Rakasandi menggantikan Wahyu Setiawan yang sebelumnya menyatakan mundur, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan anggota DPR 2019-2024. DPR RI dalam rapat paripurna pada 27 Februari telah menetapkan I Dewa Kadek Wiarsa Rakasandi sebagai Komisioner Antarwaktu KPU RI. (khf/fin/rh)

Baca Juga

Rekomendasi Lainnya

Vaksinasi Tumbuhkan Kekebalan 

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Vaksinasi adalah upaya menumbuhkan kekebalan tubuh dari virus. Disiplin 3M (Memakai Masker,...

Vaksin COVID Aman, Jangan Ragu Disuntik

JAKARTA - Vaksin COVID-19 yang digunakan pemerintah dalam program vaksinasi nasional aman. Sebab telah melewati fase pengujian keamanan."Kalau ditanya apakah vaksin aman, saya katakan...

Pascagempa Majene, Atlet Sepak Takraw Sulbar PON 2021 Dipulangkan ke Keluarga

MAKASSAR - Atlet tim sepak takraw Sulawesi Barat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 dipulangkan ke keluarga masing-masing pasca gempa yang mengguncang wilayah Mamuju...

Hari Ke-9 Operasi SAR SJ 182, Tim Terkendala Jarak Pandang dan Arus Bawah

JAKARTA - Hari kesembilan operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu terkendala jarak pandang dan arus bawah yang deras."Berdasarkan...

Baca Juga

Berita Terbaru

Foto-Foto

News