Kesadaran Masyarakat Menggunakan Masker Masih Rendah

Komunitas Mural Beri Pesan
Warga saat membuat mural tentang edukasi bahaya virus corona di Kawasan Kalipasir, Jakarta (8/4). Pembuatan mural dilakukan untuk mengedukasi serta motivasi warga masyarakat untuk semangat di tenga pademi penyebaran virus Covid-19. (Corona). FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

CIREBON – Kesadaran mayarakat untuk memakai masker saat keluar rumah sesuai dengan imbauan pemerintah, di Kabupaten Cirebon terbilang masih rendah. Hal tersebut terlihat dari masih banyaknya masyarakat yang tidak mengenakan masker saat berada di jalan raya. Padahal, sudah jelas imbauan dari pemerintah adalah mengenakan masker saat keluar rumah.

Wakil Sekretaris II Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cirebon, H Eman Sulaeman mengatakan, tingkat atau angka kesadaran masyarakat memakai masker di Kabupaten Cirebon terbilang rendah. Angkanya saat ini baru sekitar 40 sampai 45 persen sadar menggunakan masker.

“Kita lakukan edukasi dan sosialisasi lebih intens agar masyarakat tahu bahwa ada anjuran pemerintah wajib mengenakan masker saat keluar rumah,” ujarnya.

Gugus Tugas Covid-19 saat ini sudah menebar sedikitnya 500 masker kain untuk masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran agar terbiasa dan selalu mengenakan masker saat keluar rumah. “Saat ini kita distribusikan masker kain untuk warga. Kita pilih titik yang cukup padat dan mobilitasnya tinggi. Sasaran kita adalah warga yang berada di jalan yang tidak mengenakan masker,” imbuhnya.

Selain pendistrubusian masker kain, gugus tugas juga mendistribusikan 500 butir telur untuk warga untuk meningkatkan imun tubuh. Dia berharap, apa yang dilakukan bisa memicu kesadaran msyarakat akan pentingnya penggunaan masker saat keluar rumah sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here