Dalam Hadits, Wabah Corona akan Berakhir pada Bulan Mei

Kondisi Masjidil Haram, Makkah yang sepi dari jamaah semenjak merebaknya virus corona di Arab Saudi. Foto: AFP via Getty Images

“Apabila satu saat nanti, muncul bintang di satu hari, pada pagi hari, maka akan diangkat lah segala macam wabah,” Demikian sabda Rasulullah yang dinukil Imam Ahmad bin Hambal dalam musnad kumpulan kompilasi hadis-hadis.

Dalam Riwayat Imam Thabrani dalam Mu’jam Ausath 1305 dengan redaksi:

“Tidaklah terbit bintang dipagi hari sama sekali sedangkan suatu kaum ditimpa penyakit (wabah), kecuali pasti wabah itu diangkat dari mereka.”

Dalam musnad Imam Abi Hanifah menurut riwayat Ibnu Ya’qub 2, dengan redaksi:

“Apabila terbit bintang, (pasti) terangkatlah penyakit dari penduduk setiap negeri.”

Pada ulama mengatakan yang dimaksud bintang di sini adalah bintang Tsurayya.

Menurut Al-Imam ibnu Mulaqqin Bintang Tsurayya ini akan muncul pada bulan Mayu atau bulan May atau Mei. Wallahu’alam Bissawaf.

Virus corona termasuk dalam wabah, atau tho’un yang mematikan. Disebut Tho’un, karena wabah ini awal mula terjangkit di satu wilayah yaitu Wuhan, Cina. Dan kemudian terjangkit di hampir semua negara di dunia.

Di dalam kitab al-Isya’ah li Asyrot al-Sa’ah yang ditulis oleh al-‘Allamah al-Muhaqqiq Muhammad bin Rasul al-Husaini (1040 H- 1103 H) disebutkan bahwa tho’un  yang paling berbahaya dalam Islam ada lima, yaitu. Pertama, Tho’un  Syirawaih, kejadian ini pada masa Nabi Muhammad.

Kedua,  Tho’un  ‘Amwas pada masa Umar bin Khattab. Ketiga, Tho’un  al-Jarif, terjadi pada Ibnu Zubair.

Keempat, Tho’un  Fatayat, terjadi pada tahun 87H. Kelima,Tho’un  al-Asyraf.

Sejarah juga mencatat, salah satu wabah yang menelan 50 juta penduduk bumi, adalah wabah flu spanyol yang terjadi pada tahun 1918 sampai 1919. (dal).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here