Jangan Berkendara jika Haus, Ini Mengapa

Ilustrasi: Pixabay

JAKARTA – Tahukah Anda, berkendara dalam keadaan haus bukanlah tanpa risiko. Risiko yang dimaksud adalah berkendara dalam kondisi dehidrasi, berpotensi menurunkan kemampuan Anda dalam berkonsentrasi.

Jika hal itu terjadi, maka kesalahan-kesalahan kecil saat Kemudi di tangan Anda, sering kali tak terhindarkan.

Berdasarkan temuan sebuah studi, mereka yang dehidrasi, berpotensi melakukan kesalahan, dua kali lipat dari mereka yang tidak kekurangan cairan..

Dan jika digambarkan dengan angka, mereka yang dalam kondisi normal, umumnya bisa melakukan 47 kesalahan saat berkendara, namun oada mereka yang dehidrasi, jumlah ini membengkak hingga 101 kesalahan.

Menurut studi para peneliti Inggris dari Loughborough University itu, berkendara dalam kondisi yang dimaksud, mempengaruhi bagaimana Anda membuat keputusan saan berkendara, baik itu saat Anda merubah jalur, atau saat Anda memutuskan untuk menyalip kendaraan lain.

Tidak hanya membuat Anda mengemudi layaknya orang mambuk, ya begitulah cara orang mambuk berkendara, kekurangan cairan juga bertanggungjawab atas perasaan kantuk, sesuatu yang tidak seharusnya Anda rasakan saat berkendara karena ingat, mengemudi adalah tanggung jawab penuh dan tanpa kompromi.(ruf/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here