Bandel, Bomber Serbia Dibui

Foto: Instagram prijo09

BEOGRAD – Aleksandar Prijovic menjadi pesepakbola Serbia kedia yang dihukum setelah melanggar masa karantina. Dibandingkan rekan kompatrior yang juga bomber Real Madrid Luka Jovic, nasib ujung tombak Serbia tersebut lebih mengenaskan. Striker klub Arab Saudi Al Ittihad itu dijatuhi hukuman tiga bulan penjara setelah polisi setempat menangkapnya di sebuah bar sebuah lobi hotel bersama 19 pengunjung lainnya.

Prijovic boleh saja beralasan kalau ia hanya meminum sedikit alkohol yang tak pernah ditemukannya di Arab Saudi. Namun, aturan di Serbia mewajibkan warga tidak berkumpul di keramaian membuatnya harus meringkuk ke jeruji besi. Kejadian pada Jumat (3/4) membuat gempar warga Beograd yang tengah menjalani masa karantina nasional.

“Prijovic ditangkap bersama beberapa orang lain dan mereka telah dipanggil ke kantor kejaksaan. Mereka melanggar jam malam dan minum-minum di lobi restoran hotel Beograd, ada lebih dari lima orang yang ikut dan semuanya kami tindak,” ujar Kepala Polisi Nasional Serbia Vladimir Rebic dalam wawancaranya bersama Staisun Televisi Serbia, RTS.

Dalam sebuah unggahan video, bomber 29 tahun itu mengaku bersalah. Sayang, nasi sudah menjadi bubur. Ia tetap diputuskan bersalah setelah melanggar jam malam yang hanya melarang warga Serbia keluar rumah sejak pukul 5 sore hingga 5 pagi tersebut.

Dia adalah pemain Serbia kedua yang tertangkap karena melanggar masa karantina. Sebelumnya, sebulan silam, Luka Jovic digelandang polisi usai bertandang ke sebuah kafe untuk merayakan ulang tahun kekasihnya di Beograd. Kenekatan Jovic belum berhenti dari sebatas pulang kampung. Di Serbia, yang juga sudah menetapkan lockdown, pemain 22 tahun itu malah terlihat keluyuran yang membuatnya menjadi bahan cercaan netizen. Apalagi setelah Presiden Serbia Aleksandar Vucic bersuara. Vucic menyebut hukuman penjara bisa jadi “hadiah” bagi Jovic apabila dia memang bersalah. ’’Sekalipun dia sudah meminta maaf. Sebab, ini demi keselamatan orang banyak,’’ tandas Vucic, dilansir AS, beberapa waktu lalu. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here