Potong Gaji, Juventus Hemat Rp1,61 T

TURIN – Penangguhan Serie A akibat pandemi corona ikut memengaruhi kondisi finansial klub, termasuk Juventus. Demi membantu klub, para pemain dan staf pelatih bersedia untuk menerima pemotongan gaji selama empat bulan.

Kebijakan pemotongan gaji para pemain dan staf pelatih dilakukan Juventus untuk menyelamatkan kondisi finansial klub. Apalagi, klub berjuluk Si Nyonya Tua itu dihuni oleh sejumlah pemain bintang dengan banderol gaji yang tinggi.

Dengan adanya pemotongan itu, maka Juventus akan menghemat sekitar 90 juta euro atau setara Rp1,61 triliun. Meski demikian, raksasa Serie A ini berjanji akan menaikan gaji yang dinegosiasi ulang apabila kompetisi kembali bergulir.

Dalam pernyataan klub, Juventus mengumumkan akan memangkas gaji seluruh staf, termasuk pelatih Maurizio Sarri dan Cristiano Ronaldo. Pemotongan gaji tersebut berlaku untuk bulan Maret hingga Juni 2020.

BACA JUGA: Pesepak Bola Malaysia Tolak Potong Gaji

“Juventus mengumumkan bahwa karena keadaan darurat kesehatan global saat ini menghalangi kinerja kegiatan olahraga, maka kami telah sepakat dengan para pemain dan staf pelatih terkait kompensasi sisa musim ini,” bunyi pernyataan Juventus dilansir Fajar Indonesia Network dari Sky Sports, Minggu (29/3).

“Kesepakatan tersebut termasuk pengurangan kompensasi untuk jumlah yang sama dengan gaji bulan Maret, April, Mei dan Juni 2020. Dalam beberapa pekan mendatang, perjanjian pribadi dengan para pemain dan pelatih akan diselesaikan, seperti yang dipersyaratkan oleh peraturan saat ini.”

Dikabarkan, megabintang Juventus Cristiano Ronaldo setuju dengan pemotongan gaji tersebut. Kesepakatan itu diambil setelah CR7 bersama sang kapten tim Giorgio Chiellini dan pihak klub berdiskusi beberapa waktu lalu.

Pemotongan gaji Ronaldo hanya sebesar 3,8 juta euro atau setara Rp68 miliar) dari total gaji selama setahun. Sementara gaji normalnya dia biasa menerima 31 juta euro atau setara Rp554 miliar per tahun.

Wabah virus corona juga menginfeksi telah tiga pemain Juventus. Ketiga pemain positif Cofid-19 di antaranya Daniel Rugani, Blaise Matuidi dan Paulo Dybala meski kini dalam kondisi kesehatan yang baik.

Selain itu, pandemi corona juga membuat kompetisi Serie A ditangguhkan terhitung sejak 10 Maret 2020. Pasalnya, Italia menjadi salah satu negara Eropa yang paling terdampak corona dengan angka kematian melebihi 10.000 orang pada Sabtu kemarin. (heq/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here