Finansial Sepak Bola Inggris Terancam

LONDON – Seluruh liga di Eropa dalam masa suspensi akibat wabah COVID-19. Melihat kondisi yang berkembang sekarang ini, Premier League yang dijadwalkan kembali berlaga pada awal April mendatang, sepertinya akan kembali meneruskan protokol keamanan yang berlaku. Setidaknya hingga situasi benar-benar aman untuk kembali melanjutkan sisa laga yang ada.

“Beberapa keputusan sulit akan diambil untuk mengcounter dampak finansial yang disebabkan virus Corona terhadap persepakbolaan di Inggris. Pihak-pihak yang terlibat telah menyetujui untuk mencapai sebuah solusi,” kata PFA dalam sebuah pernyataan seperti dikutip BBC, Sabtu (28/3).

Menurut asosiasi yang menaungi Premier League, English Footbal League (EFL) dan Professional Footballers itu, laga lanjutan yang sejatinya dimainkan per 30 April (waktu setempat) hanya akan ditaati, apabila kondisi di negara tersebut memungkinkan untuk dihelat.

BACA JUGA: Dugaan Penggelapan, Akhirnya Irwansyah Angkat Bicara

Agenda-agenda serupa akan digelar pada satu pekan mendatang, demi memformulasi rencana gabungan untuk menyiasati situasi yang kurang menguntungkan bagi liga, klub, pemain, staff hingga para pendukungnya.

Sebelumnya, Premier League yang dijadwalkan kembali digelar pada awal April mendatang. Namun, terpaksa kembali diundur melihat perkembangan wabah Corona yang semakin hari kian meluas. Jika saja Premier League akan kembali mengalami kemunduran jadwal, tidak tertutup kemungkinan akan melewati babak terakhir jadwal liga, yang seharusnya dilangsungkan 17 Mei 2020.

Seperti diketahui, Liverpool adalah pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, dengan jumlah poin meyakinkan. Yakni 25 poin di atas Manchester City, yang duduk di posisi kedua, dengan masih menyisakan sembilan laga yang ada. Secara hitung-hitungan, gelar juara Premier League adalah milik tim asuhan Juergen Klopp yang sudah lama mendambakan trofi Premier League.

Akan tetapi, tanpa menyelesaikan liga yang ada, kans bagi beberapa klub untuk mengamankan tiket Liga Champions secara otomatis akan sirna. Di saat nasib Premier League dan EFL masih terbilang abu-abu, Asosiasi Sepak Bola Inggris dilaporkan telah membatalkan beberapa laga non liga. Juga di saat yang bersamaan, 30 klub dilaporkan tengah harap-harap cemas, terhadap potensi ditiadakannya promosi dan relegasi pada musim ini. (ruf/fin/rh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here