Serang Petugas Dengan Sajam, Pencuri HP Ditembak

PRABUMULIH – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Prabumulib Barat kembali berhasil meringkus Adi Unsri (39), pelaku pencurian telepon genggam alias handphone (HP) milik Nora Aprilia (28), warga Belakang Komplek CPM Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara ke SPKT Polsek Prabumulih Barat yang terjadi Minggu (05/01) lalu.

Pelaku ditangkap saat berada dikediamannya di Jalan Arimbi Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur, kemarin sore sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam penangkapan itu, betis kiri pelaku terpaksa ditembak lantaran menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam yang hendak menangkapnya.

Informasi dihimpun, penangkapan terhadap Adi Unsri bermula dari laporan korbannya Nora Aprila di SPK Polsek Prabumulih Barat. Dalam laporan tersebut korban mengaku, kehilangan 2 unit telepon genggam yang diletakannya di dalam kamar tidurnya pada hari Minggu (05/01) lalu.

Menindaklanjuti laporan korban, tim opsnal unit reskrim polsek prabumulih Barat langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan didapat informasi, aksi pencurian tersebut dilakukan oleh Adi Unsri. Selain itu, petugas juga mendapatkan bukti lainnya jika Adi terlibat aksi pencurian di 2 lokasi lainnya.

Petugas pun langsung memburu Adi yang diketahui, tengah bersembunyi dikediamannya. Dengan dipimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Darmawan, petugas langsung melakukan penggerebekan. Bukannya menyerah, Adi yang mengetahui kedatangan petugas justru melakukan perlawanan dengan menyerang petugas yang hendak menangkapnya dengan menggunakan senjata tajam.

Namun perlawana tersangka berhasil dihentikan petugas, dengan sigap petugas langsung memberikan tembakan peringatan ke udara lalu mengarahkan tembakan ke betis kiri tersangka lantaran tidak menghiraukan peringatan yang diberikan. Tak pelak tersangka langsung tersungkur ke tanah, oleh petugas tersangka langsung ditangkap dan digelandang ke mapolsek setelah sebelumnya merawat luka korban di rumah sakit.

Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi didampingi Kanit Reskrim Ipda Darmawan ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya berhasil menangkap pelaku pencurian tersebut. “Pelaku kita berikan tindakan tegas terukur, karena mencoba menyerang anggota kita yang hendak menangkapnya,” kata kanit reskrim.

Dikatakan Kanit, selain mencuri dikediaman korban Nora Aprila tersangka juga terliba aksi pencurian di dua lokasi lainnya. “Tersangka mengaku sudah lebih dari tiga kali melakukan pencurian,” ucapnya sembari menagaskan tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. “Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,” tegasnya.

Sementara, tersangka Adi mengaku nekat mencuri lantaran butuh uang untuk biaya anak sekolah. “Tepakso pak aku maling, soalnya nak bayar biaya anak sekolah. Duit hasil jual handphone yang aku paling langsung ku gunoke untuk sekolah anak,” tuturnya. (abu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here