Pemerintah Kota Tegal Akan Lakukan “Local Lockdown”

    TEGAL – Setelah ada seorang warganya yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, pemerintah Kota Tegal memutuskan untuk melakukan local lockdown.

    Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono akan menutup semua akses keluar masuk kota selama empat bulan.

    “Keputusan ini dilematis, warga harus memahami kebijakan yang saya ambil. Jika disuruh memilih, lebih baik saya dibenci, daripada maut menjemput mereka,” kata Dedy Yon Supriyono, saat melakukan jumpa pers di Pendapa Balai Kota Tegal, Rabu (25/3).

    Penutupan perbatasan akan dilakukan mulai 30 Maret sampai 31 Juli 2020 mendatang. Seluruh pintu perbatasan akan ditutup menggunakan MBC beton.

    “Seluruh perbatasan akan kita tutup, tidak lagi menggunakan water barrier tetapi MBC beton untuk memagar pintu-pintu masuk. Seluruh perbatasan akan kita tutup, tidak lagi menggunakan water barrier tetapi MBC beton untuk memagar pintu-pintu masuk,” tambah Dedy.

    Diketahui, seorang warga Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal mulai menjadi PDP RSUD Kardinah pada tanggal 16 Maret lalu. Pasien mengeluh demam, batuk, pilek, sesak napas, dan diare.(nie/fin)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here