PESAN PRESIDEN DIBALAS KERJA MARATON

fin.co.id - 21/03/2020, 22:53 WIB

PESAN PRESIDEN DIBALAS KERJA MARATON

PALEMBANG - Pesan Presiden Joko Widodo ke jajaran kabinetnya sudah sampai. Ini ditandai dengan pergerakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mantan Kapolri itu langsung bertolak ke Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (21/3).

Langkahnya berkoordinasi, memastikan daerah tetap tenang namun waspada. Dan tak kalah penting menyampaikan pesan Presiden bahwa alat rapid test akan segera didatangkan pemerintah pusat ke daerah.

Kawasan yang jadi pusat penyebaran menjadi fokus utama. Harapannya Tito, daerah pun dapat menggelar test secara massal. Ini cara mendeteksi laju penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Baca Juga : Update Covid-19 di Indonesia 21 Maret: 450 Terinfeksi, 38 Orang Meninggal

”Nanti rapid test dari pemerintah pusat akan dibagikan ke daerah untuk melakukan pemeriksaan dengan teknis tertentu. Dari situ juga kita bisa mendapatkan peta bahwa daerah Sumsel ini misalnya apakah ada yang terpapar Covid-19 atau tidak. Kita berdoa untuk warga Sumsel tidak ada yang terpapar,” papar Tito, usai menggelar rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru di Palembang.

 

Ya, dalam sepekan ini secara maraton Mendagri  Tito Karnavian menyambangi satu per satu provinsi. Dimulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten dan  yang terbaru, Sabtu (21/3) datang ke Palembang, Sumsel.

Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19.  Sehingga antara strategi pusat dan daerah, benar-benar sinkron.

”Namun  kita harus melakukan langkah-langkah antisipasi lainnya sambil rapid test itu kita tunggu. Perlu  kebijakan-kebijakan dalam standarisasi yang sama baik tingkat provinsi,  maupun kabupaten atau kota,” terang Tito yang dipertegas dalam rilis Kemendagri.

Salah satu kegiatan yang sangat penting, kata Tito, adalah kegiatan edukasi kepada masyarakat. Warga, perlu disadarkan dan mengetahui segala hal terkait dengan Covid-19. Terutama, apa saja cara untuk mengantisipasi virus itu biar tidak tertular. Publik, mesti disadarkan tentang pentingnya proteksi diri. Memperkuat  kekebalan atau imun tubuh.

”Menjaga jangan sampai tertular itu adalah poin yang sangat penting. Jadi menjaga jangan sampai terjadi penularan satu sama lain. Itu menjadi sangat penting, ini bisa dilakukan secara perorangan. Tiap orang memiliki kesadaran dan kemudian melakukan langkah-langkah memproteksi diri sendiri,” ujarnya.

BACA JUGAAPBN DIPANGKAS!

Kesadaran memproteksi diri masing-masing dari serangan virus, menurut Tito itu yang paling penting untuk dibangun. Misalnya, rutin cuci tangan dengan sabun. Terdengar sepele memang. Tapi, kesadaran akan kebersihan dengan cara mencuci tangan, ikut menentukan efektivitas dalam membendung penyebaran virus Covid-19.

”Karena cuci tangan dengan menggunakan air biasa tidak cukup. Karena  sabun itu yang  mengandung larutan lemak dan kemudian hand sanitizer, ultraviolet, matahari pagi, dan lain-lain," katanya.

Admin
Penulis