Ternyata 49 TK Cina Masuk di Kendari Benar, Tidak Seperti yang Dibantah Polisi

Beranda NEWS Ternyata 49 TK Cina Masuk di Kendari Benar, Tidak Seperti yang Dibantah...

SULTRA– Video viral rombongan tenaga kerja (TK) Cina berjumlah 49 orang yang masuk melalui bandara di Bandara Haluoleo Kendari ternyata benar. Tidak seperti yang dijelaskan Kepolisian Sulawesi Utara (Sultra).

Hal ini sebagaimana diakui pihak Kantor Wilayah Kemenkumham RI Sulawesi. 49 TKA Cina  baru masuk ke Indonesia, bukan TKA yang telah lama bekerja seperti yang dijelaskan Kapolda Sultra, Brigjen Pol Merdisyam semalam.

“Orang baru dari China, provinsi Henan, bukan habis dari Jakarta memperpanjang visa atau izin kerja,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham RI Sulawesi Tenggara, Sofyan saat jumpa wartawan Senin (16/3) petang, dilansir Inikata (Grup FIN).

Kapolda Sultra mengatakan para WN itu merupakan TKA lama yang pergi ke Jakarta untuk memperpanjang visa dan izin kerja. Sementara kantor imigran menjelaskan, 49 TKA asal Cina tersebut masuk pada tanggal 15 dengan pesawat Garuda.

“Kantor Imigrasi membenarkan bahwa pada tanggal 15 Maret 2020 pukul 20.00 Wita sebanyak 49 Warga Negara Tiongkok datang ke Kendari dari Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan kode penerbangan GA-696,” bebernya.

Masih Kata Sofyan, para WN Tiongkok itu masuk ke Indonesia melalui Bangkok, Thailand.

“Bahwa benar Warga Negara Tiongkok tersebut keluar dari Thailand pada tanggal 15 Maret 2020 berdasarkan cap tanda keluar Imigrasi Thailand yang tertera pada paspor. Bahwa benar pada tanggal 15 Maret 2020 Warga Negara Tiongkok tersebut mendarat di Bandara Soekamo Hatta,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Sultra mengamankan seorang pria yang telah menyebar video tersebut. Di kantor polisi, pria tersebut disuruh untuk meminta maaf. Dia adalah Hardiono (39) warga Desa Onewila, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Saya pembuat rekaman video yang viral pada 15 Maret terkait kedatangan warga China di Kendari dalam video itu saya mengomentari ‘Itu e satu pesawat corona semua’ hal itu saya ucapkan secara spontan dan hanya untuk main-main,” terangnya, Senin (16/3)

Hardiono mengaku tidak mengira dampak dari perbuatannya itu akan menyebabkan keresahan banyak orang, khususnya warga Kota Kendari. Dia menegaskan video itu tidak benar.

“Saya jelaskan bahwa hal tersebut tidak benar, mereka bukan datang dari China tapi mereka baru pulang dari Jakarta habis mengurus visa di Jakarta,” katanya, sambil diapit oleh dua polisi lainnya.

“Saya akui kesalahan saya dan saya meminta maaf yang sebesar-besarnya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi jika saya mengulanginya lagi maka saya siap dihukum sesuai dengan hukuman yang berlaku,” tutupnya. (dal/fin).

Baca Juga

Organisasi Guru Apresiasi Janji SK Cabup Di Sumbawa

JAKARTA - Kepedulian pimpinan daerah di tingkat kabupaten dan kota menentukan mutu pendidikan di suatu daerah. Terlebih, pimpinan di pemerintah kabupaten atau kota bertanggung...

Ceramah Felix Siauw Dibatalkan, Denny Siregar: Gak Pantas UGM Dapat Ceramah dari Orang Model Ini

JAKARTA- Ustaz Felix Siauw rencananya akan mengisi kajian di Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM)....

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Progres 98 serta Tokoh Lintas Aktivis Menolak Demo Anarkis dan Politik Destruktif

JAKARTA - Berbagai persoalan politik bangsa yang terjadi di Indonesia sangat menarik untuk disikapi. Karena itu, perlu adanya evaluasi yang komprehensif terkait dinamika politik...

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Berita Terbaru

Besok F4 Gelar Reuni, Lihat Tampilan Terkini Jerry Yan hingga Vic Zhou

JAKARTA - Buat pengemar film tahun 2000-an, pasti sudah tidak asing lagi dengan film Meteor Garden dengan pemeran yang dibintangi oleh F4 yakni Jerry...

Jadi Mualaf, DJ Katty Butterfly Dapat Kado Spesial

JAKARTA - DJ Katty Butterfly tengah berbahagia. Ya, pasalnya wanita asal Thailand itu resmi menjadi mualaf usai mengucapkan dua kalimat syahadat dengan dibimbing oleh...

Milan di Puncak, Namun Serie A Masih Panjang

MILAN - Juventus memulai musim Serie A dengan cara yang tidak mengesankan, dan hanya mampu mengisi posisi lima besar klasemen sementara.  Di lain sisi, tim...

Soal Hukum Mati Bagi Penghina Nabi, Ustad Hilmi Sarankan Abu Janda Baca Sirah Nabawiyah

JAKARTA- Aktivis dakwah Ustad Hilmi Firdaus menyarankan pegiat media sosial, Permadi Arya alias Abu Janda untuk benyak membaca buku-buku agama. Dalam hal ini buku...

Kekurangan Xbox Series S Dibanding Series X dan PS5

JAKARTA - Belum juga keluar, Xbox Series S mendapatkan review negatif, lantaran tidak akan memiliki performa yang setara dengan Xbox Sereies X juga PlayStation 5...

Nusantara

Selain Pantau PPPJ, Kabadiklat Resmikan Gedung PTSP Kejati Kalteng

JAKARTA - Kepala Badan Diklat (Kabadiklat) Kejaksaan RI Tony Spontana melakukan kunjungan kerja pemantauan penyelenggaraan PPPJ Angkatan LXXVII Tahun 2020 di Kejaksaan Tinggi Kalimantan...

Waspadai Penularan di Rumah

TASIK – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya belum berhenti. Penularan di keluarga paling disoroti dengan jumlah kasus lebih dari 109 orang pasien...

News

Organisasi Guru Apresiasi Janji SK Cabup Di Sumbawa

JAKARTA - Kepedulian pimpinan daerah di tingkat kabupaten dan kota menentukan mutu pendidikan di suatu daerah. Terlebih, pimpinan di pemerintah kabupaten atau kota bertanggung...

Ceramah Felix Siauw Dibatalkan, Denny Siregar: Gak Pantas UGM Dapat Ceramah dari Orang Model Ini

JAKARTA- Ustaz Felix Siauw rencananya akan mengisi kajian di Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM)....

Dana Nasabah WanaArtha Tak Bisa Disita

JAKARTA - Kejaksaan seharusnya berhati-hati membekukan atau menyita rekening berbagai pihak dalam kasus Jiwasraya. Penyitaan atau pembekuan harus dibarengi dengan kejelasan keterkaitan. Pakar Tindak...

Progres 98 serta Tokoh Lintas Aktivis Menolak Demo Anarkis dan Politik Destruktif

JAKARTA - Berbagai persoalan politik bangsa yang terjadi di Indonesia sangat menarik untuk disikapi. Karena itu, perlu adanya evaluasi yang komprehensif terkait dinamika politik...

Unggah Foto Lari Pagi, Netizen Salfok di Balik Celana Gisel

JAKARTA - Aktris sekaligus penyanyi Gisella Anastasia kerap memposting kegiatannya di media sosial, baik saat sendiri atau sedang bersama sang buah hati, Gempita Nora...

Luqman Hakim: Jika Negara Tempatkan Diri sebagai Musuh Rakyat, Maka Tunggu Janji Allah

JAKARTA- Lembaga Indikator Politik merilis hasil survei terkait pendapat masyarakat soal kebebasan mengeluarkan pendapat di era Presiden Joko Widodo. Hasilnya, mayoritas responden mengaku takut...

Bupati Hadiri di Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung PN Cikarang

BEKASI - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pengadilan Negeri Cikarang Kelas II pada Jumat (23/10). Acara ini...