Bali United 0-0 Persita: Juara Bertahan Dibuat Frustasi

GIANYAR – Persita Tangerang bakal menjadikan laga di Stadion I Wayan Dipta sebagai modal bagus di putaran Liga 1 selanjutnya. Ya, dalam laga tandang pertamanya, tim promosi Liga 1 itu sukses mencuri poin dari tim tuan rumah, Bali United tanpa gol, Minggu (1/3).

Datang sebagai tim tamu, skuat Widodo C Putro bermain apik sejak menit-menit awal. Sadar bahwa lawannya adalah juara bertahan Liga 1, klub berjuluk Pendekar Cisadane bermain tanpa beban.

Meski kondisi lapangan tidak sempurna karena hujan deras yang mengguyur lokasi stadion sejak siang
hari, namun permainan kedua tim tidak mengendur.

Sejak menit-menit awal, Persita yang memakai skema 4-3-3 tampil atraktif. Bahkan di menit ketiga, gol tercipta dari tendangan Evgeniy Budnik, pemain asal Ukraina. Sayangnya, gol tersebut dianulir wasit karena off side.

Kendati dianulir, gol tersebut mampu menyulut semangat para Pendekar Cisadane melakukan serangan secara intens.

Seperti pada menit ke-7, peluang Persita sempat kembali tercipta, namun Budnik yang langsung berhadapan dengan kiper Bali belum bisa mengeksekusi dengan baik. Bali pun berbalik menyerang dan terus mengancam daerah pertahanan Persita.

Namun terlihat beberapa kali skuat tuan rumah cukup frustasi karena belum juga berhasil menjebol gawang Persita.

Diihat dari penguasaan bola, Bali United memang cukup mendominasi. Namun bukan berarti Persita tanpa peluang. Permainan atraktif termasuk urusan transisi dari bertahan ke menyerang disajikan Persita dengan cukup apik.

Dua peluang untuk Persita sempat terjadi di sekitar menit ke-35. Satu dari tendangan sudut Hamka Hamzah yang langsung mengarah ke gawang Bali. Disusul lesatan Samsul Arif yang masih bisa diamankan oleh Wawan Hendrawan, kiper Bali United. Tim tuan rumah pun cukup kesulitan memasuki area pertahanan Persita.

Usai peluang demi peluang itu, bangunan serangan dari Persita pun kian apik terlihat, meski belum membuahkan gol. Skor bertahan 0-0 hingga turun minum.

Masuk babak kedua, permainan Bali United langsung cepat. Beberapa peluang pun sempat tercipta di menit-menit awal. Namun Persita masih terus berusaha merapatkan barisan dan menghalau serangan Bali United. Satu peluang justru tercipta dari Samsul Arif, namun belum
bisa dieksekusi dengan baik di menit 51.

Sampai ke menit-menit terakhir pertandingan, Bali United belum melonggarkan serangan mereka. Hingga di menit 89, satu gol dicetak oleh Bali meski akhirnya dianulir oleh wasit karena terjebak off side.

Kejadian yang dialami Persita di menit awal pertandingan pun berulang pada Bali.
Namun keberuntungan masih tetap berpihak pada Persita, hingga peluit akhir dibunyikan, Persita bisa mempertahankan skor imbang 0-0. Sekaligus membawa pulang satu poin ke Tangerang.

Menanggapi skor imbang yang diraih anak didiknya, juru taktik Persita Tangerang, Widodo C Putro mengaku bangga anak asuhnya mempertahankan posisi mereka masing-masing.

“Ya pertandingan tadi memang pertandingan pertama kami. Biasa lah, pertandingan pertama kurang mulus, kurang lancar. Terlihat dari beberapa kali pemain kami sering hilang bola. Tapi

saya apresiasi sekali. Pemain kami sudah bekerja dengan keras. Mereka disiplin posisi, ” terangnya.

“Saat attack to defend dan defend to attack, mereka disiplin. Dan terima kasih untuk Bali karena kami bisa membawa poin satu ke Tangerang,” ujar Widodo usai pertandingan.

Meski menghadapi juara bertahan yang mungkin di atas kertas lebih diunggulkan, Persita tak patah arang. Terlihat pada permainan yang disajikan sepanjang 90 menit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here