Tawarkan Jasa Prostitusi di Rumah

Ilustrasi: Prostiusi Online

KOTAAGUNG – TI (55), warga Pekon Kalibening,KecamatanTalangpadang, Tanggamus, diamankan lantaran diduga sebagai mucikari. Dia ditangkap saat menjajakan pekerja seks komersial (PSK) kepada pria hidung belang di rumahnya. Adapun wanita yang dijajakannya berinisial RO (40) yang merupakan ibu rumah tangga (IRT), warga Kecamatan Talangpadang.

Kapolsek Talangpadang Iptu Khairul Yassin Ariga mengungkapkan TI ditangkap berdasarkan penyelidikan informasi dari masyarakat tentang adanya prostitusi yang meresahkan. ’’Kami menyelidiki Selasa (18/2) sekitar pukul 13.17 WIB.Tersangka ditangkap saat berada di rumahnya,” ungkap Khairul mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Menurut Khairul, dari penangkapan tersebut pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa uang Rp100 ribu. Uang itu diduga sebagai imbalan jasa yang diterima TI dalam transaksi dari pria hidung belang berinisial IR (30) yang juga warga Kecamatan Talangpadang. “Jadi modus tersangka menawarkan jasa PSK ke pria hidung belang yang datang ke rumahnya. Lalu atas transaksi itu ia mendapatkan jasa Rp100 ribu,” ujarnya.

Pihaknya juga telah meminta keterangan RO maupun RI guna mengungkap lebih jauh prostitusi yang dijalankan oleh mucikari. Disinggung berapa lama TI beroperasi menjalankan bisnis haram itu, Khairul menegaskan, berdasarkan informasi warga memang sudah cukup lama, namun pihaknya masih mendalami keterangan TI. “Berdasarkan penyelidikan di rumahnya juga terdapat warung. Sehingga kami kategorikan tempat terselubung dan diduga ada kamar khusus yang disediakan,” ucapnya. Atas perbuatannya itu, TI dipersangkakan pasal 296 KUHPidana ancaman diatas 1 tahun penjara.

Sementara, TI dihadapan penyidik mengaku menerima uang Rp100 ribu dari pria hidung belang. Namun TI berkilah ia hanya menghubungkan pria tersebut dengan RO, sebab RO yang berstatus janda itu meminta dicarikan orang karena butuh uang. “Saya benar menerima uang Rp100 ribu dari IR yang hendak saya belikan gas untuk memasak. Namun karena keburu digerebek, uang masih ada ditangan saya,”ujar TI.(ral/rnn/ehl/c1/nca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here