Berharap Comeback di Mestalla

Sevilla menang meyakinkan 0-3 di markas Qarabag di Liga Europa 2019/20 ini, Jumat (20/9). Salah satu pencetak gol Sevilla adalah penyerang anyar merkea, Javier Hernandez setelah absen. (FOTO: ValenciaCF)

MILAN – Satu gol yang dicetak Denis Cheryshev tetap tak bisa membawa Valencia unggul. Mereka tetap tersungkur 4-1. Datang sebagai pemain pengganti di babak kedua, Cheryshev bisa memanfaatkan kesalahan bek Jose Luis Palomino saat mengoper, tanpa banyak menunggu, pemain Rusia itu melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang berbuah gol.

Kendati hanya sebuah gol hiburan, Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini menyesalkan kesalahan anak asuhnya. Menurutnya, gol tersebut tak perlu terjadi jika Palomino mampu membaca operannya. ”Laga tadi memang memuaskan kami. Seharusnya kami bisa menang 4-0 hingga akhir pertandingan. Seharusnya tak ada perlu ada kejadian tersebut. dan itu bukanlah satu-satunya kelengahan kami,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia seusai laga.

Melihat gebrakan Valencia yang bisa melesatkan 13 tembakan dan lima tendangan terarah membuat hati Gasperini ketar-ketir menghadapi leg kedua di Mestalla. Kendati demikian, Valencia tetap frustasi menghadapi tembok besar yang dibangun Josip Ilicic dan kolega. Di satu sisi, penguasaan bola masih menjadi milik tamu(Atalanta 48, Valencia 52 ).

”Kami harus lebih baik pada leg kedua. Jika ingin lolos ke perempatfinal, kami juga harus bermain seperti di San Siro. Mental dan kekuatan ini harus kami bangun untuk meraih kemenangan,” jelasnya.

Gasperini menyebut akan mengevaluasi performa timnya lagi. Ia tak ingin Atalanta membuang keunggulan tiga gol dengan percuma di leg kedua pada 11 Maret mendatang. ”Saya ingin merayakan kemenangan ini, tapi saya lebih suka merayakannya 15 hari lagi (pasca laga di Mestalla),” tutup eks pelatih Genoa tersebeut.

Sementara bagi Denis Cheryshev, satu golnya menjadi peringatan bagi La Dea bahwa leg kedua menjadi kesempatan Valencia untuk membalas dendam.

“Itu adalah pertandingan di mana kedua tim memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol,” katanya di laman resmi UEFA setelah peluit terakhir. “Kami kebobolan banyak dan tidak cukup tajam di lini depan. Tapi kita harus berpikir positif. Sepak bola selalu memberikan kesempatan untuk membalas dendam,” katanya.

Cheryshev masih pede kalau bisa membalik situasi kekalahannya di Mestalla tiga pekan lagi. Dari tiga laga kandangnya, Valencia baru sekali dipermalukan di depan fans. Itu pun saat menghadapi semifinalis Liga Champions lalu, Ajax Amsterdam. “Selamat datang di Mestalla, pertandingan belum selesai,” tandasnya. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here