Alli Berang, Nagelsmann Girang

LONDON – Bintang Tottenham Hotspurs Dele Alli menumpahkan kekesalannya setelah kekalahan 0-1 oleh RB Leipzig, kemarin (20/2). Alli terlihat melempar botol minum dan sepatunya ke lantai kursi cadangan setelah digantikan oleh Erik Lamela di menit ke-64. Saat bersamaan, ia hampir menabrak wajah Gedson Fernandes yang juga menggantikan Tanguy Ndombale pada menit yang sama.

Yang menjadi sasaran Alli adalah pelatih Tottenham Hotspurs, Jose Mourinho karena mengeluarkannya saat dirinya tengah on fire menggempur lawan. Saat itu, Spurs ketinggalan 0-1 oleh penalti Timo Werner di menit ke-58. Bisa saja Mou paranoid terhadap kondisinya yang selalu menjadi starter di beberapa pekan terakhir.

Dilansir dari The Sun langkah nampaknya sengaja dilakukan Mou. Pasalnya, setelah Dele Alli diganti, ritme pertandingan mulai membaik kendati tak ada satupun gol yang datang dari kubu Spurs. Ditambah lagi, gaya bermain Leipzig benar-benar menyerang. Baru semenit berselang, striker RB Leipzig Timo Werner mulai menggetarkan jala gawang tim tamu yang dijaga Hugo Lloris.

Beruntung, tembakan jarak dekat tersebut mamou dihalau barisan pertahanan. Sebuah tendangan bebas yang dieksekusi Giovani Lo Celso pada menit ke-72 juga bisa ditepis kiper Leipzig Peter Gulacsi dan membentur ke tiang gawang.

Kendati terbilang tampil lebih baik pada fase-fase akhir laga tersebut, Tottenham hanya punya satu peluang berbahaya lagi yakni sundulan Lucas Moura yang melambung di atas mistar gawang.

Meski menang penalti, pelatih RB Leipzieg Julian Nagelsmann tetap tak mau bermain bertahan layaknya Hotspur kemarin. “Babak pertama sangat bagus untuk kami. Kami menciptakan tiga atau empat pulang setelah dua menit. Tapi keadaan mulai memberi perubahan di paruh waktu kedua. Kami mulai kehilangan ruang tembak dan hampir tak bisa membuat peluang,” katanya kepada BT Sport, kemarin.

Sejak menit pertama, lini pertahanan Spurs menjadi sasaran umpan terobosan anak asuh Nagelsmann. Dilansir dari Whoscored, Spurs melakukan 15 kali blok serangan Leipzig. Delapan diantaranya blok berhasil dihadang di kotak penalti. Itu belum ditambah dengan empat penyelamatan yang sukses ditepis Hugo Lloris.

”Serangan kami di babak pertama sangat bagus. Kami mulai mengontrol permainan dengan penguasaan bola yang tak jauh dari tuan rumah. Saya pikir hari ini kami lebih baik dari Spurs,” ia menambahkan.

Hasil dari London menjadi modal bagus menjamu Spurs di Leipzig. Pasalnya mereka hanya membutuhkan hasil imbang saat gantian menjamu Tottenham di Red Bull Arena Maret mendatang. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here