Timnas Senior: Fisik Dahulu, Taktik Belakangan

JAKARTA – Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia senior terus menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Stadion Madya, Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Sejak Jumat ( 14/2), Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong menggenjot pemain dengan porsi latihan fisik yang padat.

Bagi Kiper Timnas, Nadeo Argawinata, saat ini Shin Tae Yong masih berkonsentasi membenahi fisik para pemain. Pemain muda Bali United itu mengatakan belum ada materi latihan taktik maupun strategi.

“Sejauh ini, tim pelatih fokus terhadap fisik dan kebugaran pemain dulu. Jadi selama pelatnas empat hari ini, memang bener-bener digenjot fisik kita. Namun, saya rasa semua pemain merasakan hal yang sama, yakni peningkatan stamina,” ungkap Nadeo kepada wartawan usai menjalani pelatnas di Stadion Madya, Selasa (18/2) kemarin.

“Jadi untuk pertandingan atau match, setau saya itu akan dilakukan tanggal 20 Februari nanti, belum bisa dilihat sih. Tapi sejauh ini kalau dari segi fisik, saya pribadi mungkin teman-teman lainnya juga merasakan lebih baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Nadeo mengatakan pelatih asal Korea Selatan itu memberi latihan tambahan selama 30 menit, khusus untuk empat kiper yang dipanggil. Selain Nadeo, ada nama Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Muhammad Riyandi (Barito Putera), dan Adi Satrio (PSMS Medan).

“Apalagi di posisi penjaga gawang seperti kita ya, bisa dilihat 30 menit sebelum latihan, Kami sudah datang duluan,” tegasnya.

Meski demikian, Nadeo menyatakan tetap menikmati semua momen karena baginya latihan keras yang diberikan tentu memiliki tujuan baik untuk meningkatkan kualitas para pemain.

Setali tiga uang, pemain muda asal Persebaya Surabaya, Koko Ari Araya mengaku senang dengan program laihan yang diberikan oleh Shin Tae Yong. Menururnya, materi yang diberikan sesuai dengan hobinya yang selalu ingin meningkatkan fisik dan stamina.

“Cukup menyenangkan (latihan dengan Shin Tae Yong, red). Karena saya orangnya suka lari ya, kan coach Shin meminta agar pemainnya kerja keras, lari, fisik, jadi enak aja,” ujar Koko.

Untuk diketahui, Koko adalah salah pemain muda yang dipanggil Shin Tae Yong untuk menjalani pelatnas. Selain Koko, Shin juga memanggil beberapa pemain muda lainnya seperti, Adi Satri, Alfreanda Dewangga, Pratama Arhan dan Irfan Juahari.

Koko mengaku tidak menyangka dirinya bisa dipanggil ke pelatnas tersebut. Apalagi, pemain berusia 19 tahun itu semakin tak percaya lantaran dirinya pertama kali mengikuti pelatnas langsung gabung dengan timnas Indonesia di level senior. ““Alhamdulillah senang sekali. Saya pertama kali dipanggil ke Timnas Indonesia, langsnug ke level senior begini. Sesuatu banget, dan patut saya syukuri. Dan tentunya tidak menyangka,” jelas Koko.

Lebih lanjut, Koko mengaku sempat khwatir mengingat ia akan bersaing dengan para pemain senior dalam Pelatnas Tim Garuda yang bersiap menjalani lanjutan kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022 putaran kedua tersebut. “Ada khawatirnya sih, kan disini banyak pemain senior, sedangkan saya masih muda. Namun saya fokus saja, kerja keras dan kasih yang terbaik. Motivasinya ingin memberi pembuktian,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, pelatnas Timnas Indonesia ini akan berlangsung selama 10 hari. Artinya, pelatnas ini akan berakhir pada Sabtu (22/2).

Pelatnas ini digelar lebih dini guna mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand dan Uni Emirat Arab (UEA) pada akhir Maret mendatang. (gie/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here