Setelah Manila, Dua Agenda Menunggu

JAKARTA – Kemenangan yang diraih oleh tim putra Indonesia pada ajang Badminton Asia Team Championships 2020 di Manila Filipina jadi bekal perjuangan untuk merebut Piala Thomas kembali ke Tanah Air termasuk menjadi persiapan menuju All England Open Badminton Championships 2020 yang akan berlangsung pada 11-15 Maret di Arena Birmingham.

”Alhamdulillah kami bisa pertahankan gelar untuk ketiga kalinya, kami patut bersyukur dan tim telah berjuang luar biasa. Tapi kami tidak bisa berpuas diri, target utama kami adalah Piala Thomas, kami mau bawa kembali karena sudah cukup lama tidak ke Indonesia,” terang Sekjen PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto, Senin (17/2).

Budi, yang berperan sebagai Ketua Kontingen Tim Indonesia pada BATC 2020, menambahkan tim putra tak boleh terlena dengan kemenangan tersebut dan perlu diingat juga bahwa beberapa tim juga tak turun dengan pemain terbaiknya seperti Jepang dan India.

Bahkan Cina pun harus absen karena dampak penyebaran virus Corona. Namun banyak pelajaran berharga dan pengalaman yang diambil dari kejuaraan yang berlangsung di Rizal Memorial Coliseum itu. ”Perjuangan para atlet pun perlu diapresiasi,” katanya.

Sekembalinya dari BATC, tim harus segera mengevaluasi penampilan masing-masing dan kembali mempersiapkan diri untuk Piala Thomas dan turnamen lainnya. ”Perlu dievaluasi lagi bagaimana mengatasi tekanan untuk tampil normal. Ini jadi PR bagi kami semua, termasuk para pelatih, bagaimana mengkondisikan tim dengan baik supaya nanti pada waktunnya dapat hasil yang terbaik,” imbuh Budi.

Berkenaan dengan ini, Manajer Tim Indonesia Susy Susanti memandang bahwa Indonesia berpeluang besar untuk merebut Piala Thomas tahun ini jika melihat kekuatan tim putra. ”Harus optimistis di Piala Thomas, ini kesempatan baik buat kami. Kami harus lebih mempersiapkan diri lagi, kami berharap sekali bisa mengembalikan Piala Thomas ke Indonesia,” ujar Susy.

BACA JUGA: Badminton: Dinner Batal Karena Corona

Laga final Piala Thomas dan Uber 2020 akan dilangsungkan pada bulan Mei di Aarhus, Denmark. Sebelumnya, para pemain juga akan berlaga di kejuaraan penting tahun ini yaitu All England 2020 di Birmingham, Inggris, pada bulan Maret.

Terpisah, Kedutaan Besar Republik Indonesia di London menyatakan komitmennya untuk siap menyambut kedatangan pahlawan olahraga timnas bulu tangkis yang akan berjuang di turnamen All England Open Badminton Championships 2020 yang akan berlangsung pada 11-15 Maret di Arena Birmingham.

Pada 9 Februari KBRI London telah menerima informasi dari Badminton England yang menyatakan bahwa turnamen tersebut akan tetap dilangsungkan sesuai jadwal mengingat pemerintah Inggris tengah melakukan penanganan virus corona di negara tersebut.

Berdasarkan pesan tertulis KBRI London yang diterima bahwa kesehatan dan keselamatan para pemain bulu tangkis, official, sukarelawan, petugas dan penonton menjadi perhatian utama. Oleh karenanya Badminton England siap menginformasikan berbagai perkembangan terkini yang berkaitan dengan kelangsungan turnamen All England 2020.

“Pendukung bulu tangkis Indonesia itu punya karakter dan cara mendukung yang sangat unik, hal ini kita harapkan dapat membakar semangat para pemain untuk menampilkan yang terbaik,” ujar Dubes RI untuk London Rizal Sukma.

Agar dapat leluasa dalam meneriakkan yel-yel ataupun memberikan dukungan, masyarakat Indonesia dikoordinir oleh PPI Birmingham akan duduk berkelompok dalam area yang sama. ”Berbagai atribut dukungan juga telah disiapkan,” pungkasnya. (fin/ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here