Beranda Bola Chelsea vs Man United: Saatnya Balas Dendam

Chelsea vs Man United: Saatnya Balas Dendam

- Advertisement -
- Advertisement -

LONDON – Sanksi berat Manchester City yang harus absen di Liga Champions selama dua musim menjadi peluang Setan Merah kembali ke pentas Eropa.Ya, skuat Ole Gunnar Solskjaer bakal menjadikan laga melawan Chelsea dini hari nanti (Live Mola TV Pukul 03.00) sebagai titik baliknya.

Apalagi Red Devils, julukan United hanya terpaut enam poin dari Chelsea yang menghuni posisi empat klasemen sementara. Di sisi lain, banyaknya pemain United yang cedera membuat mereka berharap City tetap berada di empat besar, kendati jatah tersebut diberikan kepada tim yang menghuni posisi lima.

Momen kontra Chelsea jelas menjadi peluang Bruno Fernandes dan kolega yang harus dieksekusi dengan optimal. Musim ini, baik Chelsea dan United sudah dua kali bertemu.

Dan kedua laga dimenangkan oleh United. Red Devils tengah mengincar hat-trick kemenangan, sementara bagi Chelsea ini menjadi momen balas dendam

Dengan kondisi terbatas juru taktik United, Ole Gunnar Solskjaer meminta anak asuhnya meraih kemenangan di Stamford Bridge. Dilansir dari The Mirror, Solskjaer belum mampu berharap lebih di sektort lini depan mereka. Dalam laga nanti, United harus kehilangan Marcus Rashford kali ini. Cedera membuatnya harus menepi. Tak ayal, Odion Ighalo pun bisa diberi kesempatan untuk melakoni debutnya.

“Satu kemenangan memberi harapan kami semakin dekat. Dan ini akan kami incar sebanyak mungkin,” katanya kemarin.

Solskjaer mengakui bahwa lini depan mereka belum bisa dimaksimalkan. Dirinya berharap ada kejutan dari lini tengah. Ya, sosok Bruno Fernandes diyakini bisa menjadi pengatur permainan sekaligus pemain kunci di timnya.

“Kami tidak bisa banyak bicara untuk laga esok. Chelsea adalah tim yang bagus, tapi buruk untuk posisi kami. Mereka kini bermain di kandang sendiri. Kami hanya ingin bisa mendapatkan hasil positif,” harap pelatih berpaspor Norwegia itu.

Baik kedua tim, barisan lini tengah alias midfielder menjadi titik sentral serangan. Di Chelsea, sosok Jorginho juga memegang peranan krusial. Pemain Timnas Italia kini menjadi salah satu motor permainan utama. Ia kerap memancing para gelandang lawan turun melupakan barisan pertahanan. Laga nanti akan menjadi sengit, karena dua midfielder baik Jorginho dan Fernandes akan sama-sama menjadi pemicu serangan dari kedua tim.

Di sisi lain, Chelsea membawa misi balas dendam. Modal tiga poin plus berlaga di kandang sendiri menjadi energi mereka untuk mempertahankan posisi di empat besar. Sayangnya, asa ini akan menemui kesulitan. Pasalnya, The Blues harus ditinggal oleh tiga pemain andalannya yang tengah cedera.

Dilansir daru Sport Review, tiga pemain tersebut yakni top skor Chelsea, Tammy Abraham, Christian Pulisic dan Ruben Loftus-Cheek.
“Christian (Pulisic) belum cukup fit untuk laga besok sama juga denganRuben (Loftus-Cheek). Kami juga menyayangkan cedera Tammy (Abraham),” ujar Lampard.

Hal ini jelas membuat Super Frenkie, julukan Lampard dibuat pusing tujuh keliling. Beruntung, sosok kiper Kepa Arrizabalaga bisa kembali diturunkan usai mendapatkan hukuman dicadangkan dari tim utama. “Kami berada di depan para penggemar, berat rasanya bermain tanpa kemenangan,” tandasnya. (fin/tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

[300x250]