Menpora Klaim PON 2020 Bebas KKSB

JAYAPURA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan untuk seluruh pihak agar tidak mengkhawatirkan soal keamanan dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua yang rencananya dimulai pada Oktober, mendatang. Termasuk dari gangguan Kelompok Kriminal Separatisme Bersenjata (KKSB).

Penegasan ini menyusul kedatangan Mabes Polri beberapa hari lalu ke Papua untuk memastikan berapa personel yang harus diturunkan dari Mabes Polri untuk pengamanan atlet, ofisialnya, dan tamu undangan pada pelaksanaan olahraga empat tahunan tersebut.

Kedatangan Kabaintelkam Komjen Pol. Agung Budi, Kakorlantas Irjen Pol Istiono, dan Asops Polri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak merupakan langkah awal pertama untuk membuat strategi besar pengamanan PON 2020.

Oleh sebab itu, Zainudin meminta agar semua pihak tidak perlu mengkhwatirkan perhelatan tersebut. Menurutnya, pihak baik Polri dan TNI terus bersinergi untuk mengamankan selama pesta olahraga tersebut, sekaligus menepis segala kekhawatiran. Ia juga meminta agar seluruh pihak ikut mendukung mensukseskan pesta olahraga multi event terbesar di Tanah Air tersebut.

“Jangan ada keraguan, jangan khawatir, kita sudah saksikan langsung ini. Semua unsur, kita bertekad untuk sukseskan Papua untuk jadi tuan rumah PON. Soal pekerjaan yang masih jalan, dipastikan sesuai rencana,” ungkap Zainudin di sela-sela kunjungannya ke Stadion Papua Bangkit, Kamis (13/2) kemarin.

Tak hanya PON Papua 2020, Menpora juga sangat optimis pelaksanaan Peparnas juga berjalan dengan baik dan lancar. “PON sukses kita semarakkan. Peparnas juga akan ikut sukses tentunya ya, itu satu paket. PON dilakukan lebih awal. Kita harap ini terus kita gaungkan, termasuk juga teman-teman media,” jelas Menpora.

Hal serupa juga diungkapkan, Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab. Menurut Jendral Bintang Dua itu, pihaknya siap mendukung suksesnya penyelenggaraa PON dan Peparnas. Untuk hal tersebut, ia mengatakan pihaknya juga terus bersinergi dengan Polri hingga masyarakat. “Jadi, kami TNI-Polri siap untuk mengamankan ini. Kita sukseskan dan dukung kelancaran PON. Setelah PON juga kami dukung,” tutur Herman di tempat yang sama.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw juga bertekad PON berjalan dengan sukses, aman, dan nyaman. “Kami sebagai penanggung jawab keamanan dan kenyamanan, tentu ingin PON berjalan dengan sukses. Kami dengan TNI terus bersinergi,” tegasnya.

Selama berada di Papua, Zainudin Amali juga mengunjungi GOR Gidi, Kompleks Doyo, venue menembak, Istora dan Akuatik hingga temapt serta akomodasi untuk. Setiap kunjungannya, Menpora mengecek secara detil sudut ruangan. Hal itudilakukan untuk memastikan proses berjalan dengan baik, sehingga atlet bertanding dengan nyaman dan berlomba untuk berprestasi.

“Progres (pembangunan venue) berjalan baik dan sesuai rencana. Semua kontingen yang datang akan terlayani dengan baik, bertanding dengan nyaman dan mendapatkan pelayanan dari tuan rumah,” jelas Zainudin. “Satu hal yang saya perlu disampaikan bahwa melihat dari persiapan yang sudah berjalan ini, secara keseluruhan Papua siap menjadi tuan rumah PON Papua 2020,” sambungnya menandaskan. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here