Beranda Bola Inter 0-1 Napoli: Rino Bisa Sombong Lagi

Inter 0-1 Napoli: Rino Bisa Sombong Lagi

- Advertisement -
- Advertisement -

TURIN – Kepala Gennaro Gattuso tidak lagi tertunduk. Selepas kekalahan memalukan 2-3 atas Lecce, kini Napoli bisa angkat kepala dan Rino, julukan Gattuso pun bisa tidur nyenyak seiring dengan kemenangan anak asuhnya atas Inter 1-0 dalam leg pertama Coppa Italia, dini hari (13/2) kemarin.

Kemenangan itu menjadi hal yang spesial bagi Napoli. Bukan hanya kebangkitan dari hasil yang buruk, melainkan juga membalas kekalahan dari Inter. Pada pekan ke-18, Nerazurri mempermalukan klub Kota Naples 3-1 tepat di depan suporter tuan rumah.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Napoli di Giuseppe Meazza, gol tunggal Fabian Ruiz di menit ke-57 membuat fans tuan rumah tercengang. Malu dibalas malu.

“Saat saya menginstruksikan kami harus menghalau bola, kami akhirnya cukup bemain baik. Baik saat menyerang dan bertahan, inilah yang saya maksud,” ujar Gattuso, dilansir dari Rai Sport, Kamis (13/2).

Gattuso mengapresiasi Dries Mertens dan kawan-kawan yang mampu bermain baik dalam menyerang dan bertahan. Kemenangan itu pun baginya sebagai kehormatan bagi tim lawan.

“Ketika Anda bermain melawan tim yang kuat seperti Inter, Anda harus menghormati mereka dan memberi perlawanan yang lebih,” katanya dilansir Rai Sport.

“Saya mengucapkan selamat kepada rekan-rekan, tetapi saya selalu ingin mereka seperti ini (saat melawan Inter) karena ada 17 pertandingan tersisa,” ujarnya.

Partenopei, julukan Napoli, memang beruntung. Tiga poin di Milan menjadi modal baik menjelang leg kedua di Stadio San Paolo, markas Napoli. Gattuso

“Inter adalah tim yang kuat, yang menggabungkan kekuatan fisik dengan teknik. Dalam pandangan saya, kami perlu meningkatkan cara kami bermain. Kami juga tidak bisa meremehkan siapa pun, karena kami kebobolan melawan Lecce dengan delapan atau sembilan pemain di belakang bola,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan Antonio Conte. Allenatore Inter itu menyebut Napoli menjadi tim kedua yang paling menyulitkan mereka setelah Si Nyonya Tua, alias Juventus.

Menurutnya, Rino mampu membuat Napoli bisa bermain dengan gaya bertahan lawan menyulitkan timnya. “Mereka bermain di sini dengan gaya bertahan yanh baik. Dengan Dries Mertens menjaga Marcelo Brozovic dan semua ruang tertutup, ”kata Conte seperti dikutip Football Italia.

“Tapi bagaimanapun, saya mengucapkan selamat kepada Napoli, karena strategi mereka terbukti berhasil, mereka berhasil menang,” lanjut eks Pelatih Timnas Italia itu.

Kekalahan kemarin membuat rekor 10 laga tanpa terkalahkan Inter runtuh. Terakhir, Inter menutup Derby Della Madonnina kontra Milan dengan sempurna. Gol 4-2 menjadi comeback epic terbaik Conte di San Siro. Sayangnya, itu tak terlihat dalam laga kemarin. Bukannya positif, melainkan noda yang ditinggalkan.

Inter yang memasang dua tandem berbahaya, Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez tak mampu menjebol gawang Napoli. Inter menciptakan 13 tembakan ke gawang Napoli dengan tak satu berhasil bersarang ke gawang yang dikawal David Ospina.

Dilansir dari DAZN, Kiper Napoli David Ospina mengakui laga semi final kemarin belumlah usai. Kesempatan Inter untuk maju ke final masih mengancam mereka.

Pemain berusia 31 tahun itu mengakui hanya fokus mempersiapkan laga-laga ke depan.

“Kami tahu itu kemarin adalah laha yang sangat penting bagi kami. Kami menghadapi saat-saat sulit dalam pertandingan. Setelah kekalahan melawan Lecce, kami harus menundukkan kepala dan menebusnya. Kita harus terus seperti ini,” tandasnya. (fin/tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

[300x250]