Dua WNI Terlibat Jaringan ISIS di Singapura

Beranda Internasional Dua WNI Terlibat Jaringan ISIS di Singapura

SINGAPURA – Pengadilan distrik Singapura memvonis dua tenaga kerja Indonesia (TKI), atas pelanggaran UU Terorisme, yakni mengirim uang ke simpatisan ISIS.

Seperti dikutip dari The Straits Times, Kamis (13/2), kedua TKI tersebut yakni Turmini (31) dan Retno Hernayani (37). Keduanya menjalani sidang di pengadilan distrik terpisah atas pelanggaran UU Terorisme, yakni mengirim uang ke simpatisan ISIS.

Turmini divonis dengan hukuman penjara 3 tahun dan 9 bulan karena mengirim uang total 1.216 dolar Singapura ke seorang pria di Indonesia yang diketahui mendukung kelompok ISIS.

Sedangkan Retno dibui 1,5 tahun karena mengumpulkan dana 100 dolar Singapura dari teman-temannya. Dana itu kemudian diberikan kepada tunangannya yang diketahui terkait dengan aktivitas ISIS.

Turmini sendiri, adalah perempuan asal Cilacap, Jawa Tengah, yang telah bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Singapura sejak 2012.

BACA JUGA: Tips Pede Ala Priyanka Chopra

Wakil jaksa penuntut Nicholas Khoo mengatakan kepada Hakim Christopher Tan, bahwa Turmini meminta bantuan majikannya untuk mengirim uang ke pria Indonesia, namun sang majikan tak curiga soal keterkaitan pekerjanya dengan pendukung ISIS.

Majikan mengira rekening bank yang dituju merupakan milik berama bersama Turmini dengan pria yang dituju. Uang dikirim sebanyak lima kali, jumlahnya merupakan yang terbesar untuk kasus terorisme yang pernah disidangkan di pengadilan itu.

Turmini mengaku, bersalah atas tiga tuduhan melibatkan 800 dolar di antaranya. Sementara sisanya masih dipertimbangkan selama dia menjalani proses hukuman. Artinya, masih ada kemungkinan hukuman Turmini bertambah.

Sementara itu Retno, asal Lampung, bekerja di Singapura sejak 2006. Dia mengaku bersalah atas dua tuduhan.

Dalam sidang terungkap dia berteman dengan seorang perempuan WNI pada 2012 setelah bertemu di MRT. Retno lalu mengetahui tentang ISIS setelah membaca posting-an Facebook perempuan yang dikenalnya itu.

Wakil jaksa penuntut Cheng Yuxi mengatakan, awalnya Retno tidak menyatakan minat kepada ISIS dan ragu.

“Namun, beberapa waktu atau pada 2018, terdakwa berubah pikiran setelah dia secara konsisten membaca posting-an Facebook Tuning tentang penderitaan para perempuan dan anak-anak di Suriah yang dipenjara atau dibom. Terdakwa kemudian mulai mendukung ISIS karena dia percaya bahwa pertempuran ISIS mengatasnamakan Islam melawan koalisi negara-negara lain, termasuk AS,” kata Cheng.

Sekitar April 2018, teman perempuan memperkenalkan Retno dengan pria Indonesia yang merupakan simpatisan ISIS dan ingin pergi ke Suriah.

Fikri kemudian menjadi tunangan Retno dan dia menyatakan keinginan untuk ikut ke Suriah. Sejak itu, Retno mengirim uang ke Fikri di Indonesia. Dia lalu ditangkap pada 20 Agustus 2019. Kemudian, ada satu TKI lagi yang kasusnya masih disidangkakan yakni Anindia. (der/fin)

Baca Juga

Kematian akibat Covid-19 di Dunia Tembus Satu Juta

JAKARTA - Jumlah kematian akibat virus corona (Covid-19) di dunia menembus lebih 1 juta kasus. Hingga Senin (28/9), corona telah merenggut 1.002.399 nyawa. Berdasarkan penghitungan...

Penampakan Hantu di Makam Bawah Tanah

PARIS - Seorang pengguna Google Maps dilaporkan tidak sengaja, menangkap penampakan hantu di katakomba Paris. Seperti dilansir Daily Star, video yang tidak sengaja ditangkap menggunakan...

Muhyiddin Makin Pede Lawan Anwar Ibrahim

JAKARTA - Koalisi Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin memenangkan pemilihan negara bagian Sabah dengan mengalahkan koalisi oposisi Pakatan Harapan, lansir Straits Times pada Minggu...

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Houthi Sepakat Tukar Seribu Tawanan

JAKARTA - Pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi dukungan Iran sepakat melakukan penukaran seribu orang tahanan. Rencananya proses ini akan dilakukan Senin (28/9). Sumber pemerintah...

WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

KUALA LUMPUR - Mahkamah Persekutuan Malaysia yang berkedudukan di Putrajaya, Rabu (23/9/2020) kemarin memutuskan, bahwa seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh, M. Yusuf...

Berita Terbaru

Awasi Konten Pilkada

JAKARTA - Lembaga penyelenggara pemilu dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bakal memperkuat pengawasan konten kampanye Pilkada 2020 di internet. Anggota Bawaslu RI, Fritz...

RUU Cipta Kerja Masih Berpolemik

JAKARTA - Kebijakan Jaminan Kelangsungan Pekerja (JKP) dalam RUU Cipta Kerja yang saat ini dibahas di DPR RI menjadi polemik. Legislatif menyebut, aturan soal...

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Wartawan Dilibatkan dalam Perang Melawan Covid-19

JAKARTA - Ribuan wartawan akan dikerahkan dalam upaya melawan COVID-19. Mereka akan terlibat langsung dalam upaya mengubah perilaku masyarakat melalui pesan-pesan positif. Ketua Satuan Tugas...

Subsidi Kuota Terancam Mubazir

JAKARTA - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menilai, bahwa pembagian subsidi kuota internet bagi guru, siswa, mahasiswa dan dosen oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan...

Bareskrim Diyakini tak Punya Bukti Suap Red Notice Joko Tjandra

JAKARTA - Bareskrim Polri diyakini tidak punya bukti kuat terkait kasus dugaan suap red notice dari Joko Soegiarto Tjandra kepada Irjen Pol Napoleon Bonaparte....

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Dewas KPK Tunda Putusan Etik Plt Direktur Dumas Aprizal

JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda sidang beragendakan pembacaan putusan dugaan pelanggaran etik Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas)...

Nusantara

Teliti Tikus, Lacak Penyebaran Leptospirosis di Desa Tasikmadu

PURWOREJO - Seorang warga di Desa Tasikmadu Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo dilaporkan telah terpapar penyakit Leptospirosis. Laporan itu ditindaklanjuti petugas Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan...

Pilkada, Ganjar Larang Kampanye Terbuka

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan tidak boleh ada gelaran kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020 di Jawa Tengah. Jika ada pasangan...

News

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Tengku Zulkarnain ke Denny Siregar: KAMI Itu HTI? Cekak Banget

JAKARTA- Ustaz Tengku Zulkarnain angkat bicara terkait batalnya acara deklarasi KAMI Jawa Timur di Gedung Juang 45, Surabaya, Senin (28/9/2020). Menurutnya sebagai warga negara Indonesia,...

Jutaan Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai

JAKARTA– Bea Cukai kembali melancarkan penindakan terhadap rokok ilegal di tiga tempat terpisah. Penindakan tersebut kali ini berhasil dilakukan oleh Bea Cukai Makassar, Bea...

ICW Balas KPK

JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyatakan tak semua pihak yang berada di sebuah gelanggang pertempuran disebut pejuang. Ia menyebut, terdapat...

Kontroversi Jabatan Eks Tim Mawar

JAKARTA - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Brigjen TNI Yulius...

Kembali ke Hukum Kolonial

JAKARTA - Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan (RUU Kejaksaan) dinilai akan mengembalikan sistem hukum di Indonesia...