Hujan Datang Pantura Berlubang

FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

JAKARTA – Musim hujan datang, Jalan Pantura Tegal mulai perbatasan Jalan Raya Kaligangsa Tegal-Brebes hingga Jalan Raya Martoloyo Tegal-Dampyak Kramat sudau mulai berlubnag.

Pantauan Radar di lapangan, meski jumlahnya belum begitu banyak, namun jika dibiarkan berlarut-larut lubang itu bisa memicu kecelakaan pengendara. Sebab, tak sedikit lubang berdiameter 10 hingga 30 sentimeter ditemukan.

Seperti di ruas Jalan Raya Kaligangsa Tegal, misalnya, tepat di sekitar tugu terdapat lubang menganga. Begitu juga di Jalan Raya Margadana, Jalan Gajah Mada, Jalan Yos Sudarso, dan di Jalan Raya Martoloyo.
Selain berlubang, sejumlah ruas jalan lainnya terlihat bergelombang. Bahkan tidak hanya pada permukaan jalan beraspal, namun ruas jalan yang telah dibeton pun nampak bolong-bolong.

“Sebelum musim hujan, kondisi Jalan raya Pantura Tegal mulus. Sekarang sudah mulai bopeng,” ungkap Feri, 43, warga Kaligangsa, Kota Tegal, Sabtu (8/2).

Menurut Feri, jalan yang berlubang mulai nampak sejak awal Februari. Ini berbarengan dengan intensitas hujan yang hampir tiap hari turun.

“Walhasil, lubang jalan itu kian besar seiring banyaknya kendaraan yang melaju dengan kecepatan mencapai 60-100 km/jam,” katanya.

Terpisah, dikonfirmasi jalan Pantura berlubnag, Kepala PPK 1.1 Bina Marga Jateng, Yudi menjelaskan, upaya perbaikan jalan Pantura Tegal akan segera dilakukan.

“Pasti kami perbaiki dalam waktu dekat,” katanya singkat. (gus/wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here