Piala FA Jadi Tumbal Winter Break

LONDON – Untuk pertama kalinya, klub Liga Premier akan merasakan liburan musim dinginnya alias winter break. Berawal dari permintaan para pelatih yang mengeluh kondisi liga yang tak pernah libur membuat pemainnya kelelahan.

Sejak Juli lalu, winter break sukses digagas. Agar tak sama dengan liga lain, panitia menamainya mid-season player break. Sayangnya, penerapan libur tengah musim itu tak sesuai dengan ekspektasi. Penyebabnya adalah replay putaran keempat Piala FA. Jadwalnya berbenturan pada saat winter break dimulai antara tanggal 8-15 Februari. Hal ini jelas memotong jatah liburan pemain selama sepekan lebih.

Kondisi itu menjadi dilema bagi beberapa klub untuk menghabiskan waktunya secara efektif. Segelintir klub memilih menjalani pemusatan pelatihan, sementara yang lain membiarkan skuat mereka pergi berlibur sepuasnya.

Winter Break menjadi momen dilematis bagi Liverpool. Satu sisi mereka harus menghadapi laga ulangan putaran empat Piala FA, namun di sisi lain, sang pelatih Jurgen Klopp tak mau menelan ludahnya sendiri. Ya, Klopp menjadi corong para pelatih Liga Premier mengagas winter break dilaksanakan musim ini. Nilai tawar atas hasilnya merebut trofi Liga Champions musim lalu membuat aspirasinya diterima.

Namun ia punya cara lain. Menghadapi tim divisi tiga Liga Premier, Shrewsbury Town, pelatih asal Jerman itu lebih memilih menurunkan pemain akademinya. Liverpool hanya bisa bermain imbang 2-2 dengan Shrews di leg pertama dan menang 1-0 di leg kedua, Rabu (5/2) dini hari.

Dilansir dari Dailymail, Klopp mengaku tidak menyesal harus memilih skuat mudanya turun saat tim inti menjalani rehat. ”Liga Premier meminta kita untuk menghormati liburan musim dingin,” kata Klopp. “Itu yang kami lakukan. Jika FA tidak menghargai itu, kami tetap istirahat,”tambahnya.

”Mereka (pemain inti) butuh istirahat. Mental dan fisiknya butuh diisi ulang kembali. Anda harus tahu pemain hebat kami seperti Jordan Henderson, Virgil van Dijk, Gini Wijnaldum. Trent Alexander-Arnold, Mo Salah, Sadio Mane dan semua orang ini, mereka tidak pernah libur,” tegasnya,

Di saat Klopp mengambil sikap tegas pemain intinya tetap libur, Newcastle United, Tottenham dan Southampton tetap menurunkan tim bermain ulangan.

Manajer Tottenham Spurs, Jose Mourinho mengaku dirinya tak menyesal menurunkan tim utamanya dalam laga ulangan melawan Southampton, dini hari kemarin. Hasilnya mereka lolos ke babak kelima dengan hasil tipis 3-2. ” Lebih baik kami menang dalam kompetisi daripada kalah karena libur,” katanya.

Spurs memilih libur sepekan sebelum laga melawan RB Leipzig di babak knock out Liga Champions. “Saya tidak senang istirahat datang pada saat yang salah, seharusnya istirahat harus sebelum Liga Champions,” katanya.

Laga ulangan Piala FA membuat klub-klub lain terpaksa merombak rencana liburan musim dingin mereka dengan alasan berbeda. Seperti Manchester United yang membatalkan rencana menjalani pemusatan latihan di Akademi Aspire, Qatar usai ketegangan Timur Tengah meletus menyusul pembunuhan jenderal Iran Qasem Soleimani dalam serangan udara AS, awal bulan ini. Sang manajer Ole Gunnar Solskjaer memilih membawa pasukannya ke Marbella di Spanyol. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here