Iklan
Iklan
News

Cegah Virus Corona dengan Sabun Antiseptik saat Cuci Tangan

Cegah Virus Corona dengan Sabun Antiseptik saat Cuci Tangan

[caption id="attachment_432987" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) memberikan paparan terkait virus Corona saat edukasi media dengan tema Personal and Respiratory Hygiene untuk Cegah dan Putus Rantai Infeksi Virus Corona di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PP-PDPI menjelaskan bahwa wabah virus corona jenis Wuhan Virus (2019-nCov) semakin meluas. 2019-nCoV merupakan jenis baru yang belum pernah teridentifikasi pada manusia dan memiliki kemiripan genetik sebesar 79% dengan jenis SARS-CoV. The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi tingkat mikroba lebih lanjut. Antiseptik Povidone Iodine atau PVP-I memiliki spektrum luas yang efektif terhadap virus termasuk virus corona seperti, MERS-COV dan SARS-COV.[/caption] [caption id="attachment_432988" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) memberikan paparan terkait virus Corona saat edukasi media dengan tema Personal and Respiratory Hygiene untuk Cegah dan Putus Rantai Infeksi Virus Corona di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PP-PDPI menjelaskan bahwa wabah virus corona jenis Wuhan Virus (2019-nCov) semakin meluas. 2019-nCoV merupakan jenis baru yang belum pernah teridentifikasi pada manusia dan memiliki kemiripan genetik sebesar 79% dengan jenis SARS-CoV. The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi tingkat mikroba lebih lanjut. Antiseptik Povidone Iodine atau PVP-I memiliki spektrum luas yang efektif terhadap virus termasuk virus corona seperti, MERS-COV dan SARS-COV.[/caption] [caption id="attachment_432990" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K), FISR, FAPSR memberikan paparan terkait virus Corona saat edukasi media dengan tema Personal and Respiratory Hygiene untuk Cegah dan Putus Rantai Infeksi Virus Corona di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan PP-PDPI menjelaskan bahwa wabah virus corona jenis Wuhan Virus (2019-nCov) semakin meluas. 2019-nCoV merupakan jenis baru yang belum pernah teridentifikasi pada manusia dan memiliki kemiripan genetik sebesar 79% dengan jenis SARS-CoV. The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi tingkat mikroba lebih lanjut. Antiseptik Povidone Iodine atau PVP-I memiliki spektrum luas yang efektif terhadap virus termasuk virus corona seperti, MERS-COV dan SARS-COV.[/caption]

Berita Terkait