Astronot AS Pecahkan Rekor Dunia

KAZAKH – NASA menyatakan Christina Koch, sudah kembali ke Bumi dengan selamat Kamis (6/2) setelah memecahkan rekor luar angkasa untuk astronot wanita setelah hampir setahun berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Koch mendarat pada 0912 GMT di padang rumput Kazakh setelah 328 hari di ruang angkasa bersama dengan Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa dan Alexander Skvortsov dari badan antariksa Rusia.

Astronot NASA Christina Koch bereaksi tak lama setelah mendarat di daerah terpencil di luar kota Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, Kamis (6/2). Christina Koch dari NASA kembali ke Bumi dengan selamat setelah memecahkan rekor luar angkasa untuk astronot perempuan setelah hampir setahun berada di pesawat Stasiun Luar Angkasa Internasional. Koch mendarat pada 0912 GMT di padang rumput Kazakh setelah 328 hari di ruang angkasa bersama dengan Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa dan Alexander Skvortsov dari badan antariksa Rusia.
FOTO: AFP

kepala badan antariksa Roscosmos Rusia, Dmitry Rogozin, mengatakan kru telah kembali dengan selamat.”Semuanya baik-baik saja, para kru merasa baik-baik saja,” tulis Rogozin dilaman Twitter.

Koch, seorang insinyur kelahiran Michigan berusia 41 tahun, mengalahkan rekor sebelumnya untuk pesawat luar angkasa tunggal oleh seorang wanita 289 hari yang dipegang oleh veteran NASA Peggy Whitson pada 28 Desember 2019.

Dia sudah membuat sejarah pada saat itu sebagai setengah dari wahana antariksa wanita pertama bersama dengan mitra NASA Jessica Meir pada bulan Oktober.

Astronot NASA Christina Koch bereaksi tak lama setelah mendarat di daerah terpencil di luar kota Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, Kamis (6/2). Christina Koch dari NASA kembali ke Bumi dengan selamat setelah memecahkan rekor luar angkasa untuk astronot perempuan setelah hampir setahun berada di pesawat Stasiun Luar Angkasa Internasional. Koch mendarat pada 0912 GMT di padang rumput Kazakh setelah 328 hari di ruang angkasa bersama dengan Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa dan Alexander Skvortsov dari badan antariksa Rusia.
FOTO: AFP

Kepada NBC Koch mengatakan pada hari Selasa (4/2) dirinya sempat kehilangan gayaberat mikro sebelum perjalanan tiga setengah jam kembali ke Bumi. “Sangat tapi menyenangkan berada di tempat di mana kamu bisa melompat-lompat di antara langit-langit dan lantai kapan pun kamu mau,” tuturnya seraya melempar senyum.

Koch menyebut banyak mentor dan pahlawan yang telah membantu dirinya dalam misi ini. Terlebih program luar angkasa tersebut mempu melampaui rekor 59 tahun yang tak terpecahkan.

”Dari sini saya ingin mengajak semua pihak, khususnya kaum perempuan dunia untuk berani menjadi inspirasi generasi penjelajah berikutnya,” ucapnya.

Ya, kembalinya Koch terjadi setelah sebuah iklan yang diproduksi oleh merek perawatan kulit Olay berlari selama istirahat di sepak bola Amerika Super Bowl dengan panggilan untuk “memberi ruang bagi wanita”.

Astronot NASA Christina Koch bereaksi tak lama setelah mendarat di daerah terpencil di luar kota Dzhezkazgan (Zhezkazgan), Kazakhstan, Kamis (6/2). Christina Koch dari NASA kembali ke Bumi dengan selamat setelah memecahkan rekor luar angkasa untuk astronot perempuan setelah hampir setahun berada di pesawat Stasiun Luar Angkasa Internasional. Koch mendarat pada 0912 GMT di padang rumput Kazakh setelah 328 hari di ruang angkasa bersama dengan Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa dan Alexander Skvortsov dari badan antariksa Rusia.
FOTO: AFP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here