Respon Jokowi, Sandiaga Uno Sepakat

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan mantan wakilnya Sandiaga Uno saling melepas kangen dalam acara Rapat kerja daerah (Rakerda) Partai Gerindra Jakarta di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (26/1). Konsolidasi ini menjadi bagian penting dalam menyikapi sejumlah isu, dari persiapan Pilkada, hingga posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang bakal ditetapkan Februari mendatang.

    Yang menarik di sela-sela Rakerda, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno juga menanggapi berbagai isu yang terus melekat pada dirinya. Salah satunya sinyal 2024 dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

    Menurut Sandiaga Uno, sinyal tersebut sebagai upaya untuk merangkul semua elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan pembangunan empat tahun ke depan. ”Tentu saja apa yang disampaikan Pak Presiden harus disambut positif. Ini dalam upaya merangkul semua elemen, ini menurut saya,” terang Sandi.

    Ditambahkannya, sinyal yang diberikan presiden tersebut untuk merangkul seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu menuntaskan tugas empat tahun ke depan dan tidak terjebak lagi bicara politik 2024. ”Tentu saja kalau bicara itu (Pilpres) ya terlalu dini. Dan potensi untuk memecah belah bangsa kita,” kata Sandi.

    Sandi mengatakan narasi yang ingin dibangun dari apa yang disampaikan Presiden Jokowi dalam acara pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Rabu (15/1) lalu adalah jangan lagi bicara soal politik.

    ”Tentunya presiden sudah menyatakan juga 2024 itu masih lama sekali dan saya sangat setuju sama presiden, saya ingin narasinya jangan langsung bicara politik karena kita baru selesai kontentasi pilpres 2019, ini saatnya membangun bangsa dengan penuh rasa persatuan dan kesatuan,” kata dia.

    Ditegaskannya, terlalu dini untuk memikirkan 2024, kini saatnya semua pihak bekerja nyata termasuk dirinya yang kini berada di luar pemerintahan maupun orang-orang yang berada di dalam pemerintahan untuk berkontribusi pada bangsa dan negara.

    ”Kita fokus saja untuk bekerja nyata dan di manapun kita berada, baik saya yang ada di luar pemerintahan sekarang maupun yang posisinya ada di dalam pemerintahan, ini diberikan kesempatan secara nyata memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

    Sandiaga mengaku sengaja datang pada Rakerda setelah diundang oleh Ketua DPD Gerindra Muhammad Taufik untuk melepas rindu dengan para kader. Sandi hadir sebagai Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra mewakili Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membuka Rakerda Partai Gerindra DKI Jakarta. ”Ini mendadak kebetulan saya diundang Pak Taufik untuk melepas rindu, Rakerda punya semangat luar biasa untuk mengkolaborasikan Jakarta yang maju dan rakyatnya yang bahagia,” kata Sandi.

    Sementara itu terkait dengan rumor penetapan Wakil Gubernur DKI yang bakal dilakukan Februari mendatang, ini dibenarkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra Muhammad Taufik. ”Penetapan oleh anggota DPRD Jakarta paling cepat pekan pertama bulan Februari 2020. Insha Allah minggu pertama sudah ada namanya,” terangnya, Minggu (26/1).

    Taufik mengatakan surat terkait calon gubernur DKI Jakarta telah masuk ke Gubernur DKI Jakarta dan waktu dekat akan digelar rapat pimpinan daerah gabungan membahas tentang Cawagub. ”Insha Allah Senin (27/1) Rapimda, melalui rapat pimpinan gabungan berkaitan dengan permintaan Cawagub,” kata Ketua DPP Partai Gerindra itu.

    Ia menambahkan tanggal 29 Januari 2020 baru dimulai tahapan setelah itu pembentukan panitia pemilihan selanjutnya dilakukan paripurna pemilihan. ”Benar, Februari selesai ya,” kata Taufik. Taufik juga menambahkan proses pemilihan akan sesuai dengan tata tertib pemilihan yang diatur oleh undang-undang.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here