Bournemouth vs Arsenal: Demi Harga Diri!

BOSCOMBE – Harapan menjadi juara Liga Premier musim ini, sebaiknya dibuang jauh-jauh dari impian Arsenal. Ya, hingga pekan ke-24, The Gunners -julukan Arsenal masih terpojok di posisi ke 10 dengan raihan 30 poin, tertinggal 37 poin dengan pemuncak klasemen, Liverpool. Sisa pertandingan yang ada di musim ini tak bisa dimanfaatkan kecuali Liverpool kalah di semua laga. Namun, itupun nampaknya mustahil.

Kendati rangking 10 besar, Arsenal masih rentan terjungkal. Pasalnya, ada empat tim berpoin sama seperti Crsytal Palace, Everton, Burnley dan Newcastle yang siap bersiap menyingkirkan Meriam London.

Perebutan trofi Piala FA menjadi peluang bagi Arteta mengembalikan harapan di tengah keterpurukan ini. Arsenal butuh suntikan motivasi dan menegaskan kembali sebagai tim raksasa di Negeri Ratu Elizabeth di babak keempat Piala FA melawan Bournemouth, dini hari nanti. (Live Bein Sports 2 Pukul 03.00 WIB).

Lolosnya Arsenal ke babak ini, datang lewat gol semata winger muda Reiss Nelson saat The Gunners menang 1-0 atas tim divisi dua Leeds United di Emirates Stadium.

Menghadapi Bournemouth, Nicolas Pepe dan kolega sebenarnya telah mendapat suntikan moral usai bermain imbang 2-2 melawan Chelsea, Rabu (22/1) lalu.

Dengan sepuluh pemain (akibat kartu merah David Luiz), Arsenal mampu mengamankan satu poin.

Bagi Arsenal, hasil itu menunjukkan sebuah perkembangan dan patut disyukuri. Salah satunya lewat aksi wonderkid Gabriel Martinelli. Gol Pemain berpaspor Brasil itu menjadi penyama kedudukan usai Arsenal tertinggal 1-0

Usai laga, Mikel Arteta mengakui dirinya terkejut dengan kemampuan akademi Corinthians itu.

Sejak didapuk sebagai manajer, ia telqh mendengar desas-desus ll bakat penyerang tersebut. Tetapi Arteta baru sadar setelah melihat pemain berusia 18 tahun itu di tempat latihan dan bermain melawan rival utama Arsenal di Liga Premier barulah ia sepenuhnya memahami kemampuannya.

“Aku mendengar banyak hal tentang Gabby sebelum aku bergabung dan saat aku melihatnya berlatih, itu mengkonfirmasi semua hal yang kukatakan,” kata Arteta.
“Dia memang ancaman bagi kiper Liga Premier,” tambahnya.

Golnya ke gawang Chelsea menjadi gol kesepuluh musim ini. Martinelli merupakan pemain yang versatile. Ia dapat bermain sebagai striker, sayap kiri maupun kanan. Kemampuan teknik yang baik membuat ia akan berbahaya di posisi manapun.

“Spirit Semangat juangnya luar biasa dan kemudian ia menjadi ancaman bagi gol setiap saat. Saya ingin berbicara tentang potensinya lebih dari apa yang dia miliki saat ini,” tandasnya. (fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here