Subsidi Gas Melon 3 Kg Dicabut, UMKM Terpuruk

Beranda Ekonomi Subsidi Gas Melon 3 Kg Dicabut, UMKM Terpuruk

JAKARTA – Rencana pemerintah mencabut subsidi Elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon bakal berdampak pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ketua Asosiasi Usaha UMKM Indonesia (Akumindo), M Ikhsan Ingratubun mengatakan, kebijakan tersebut merugikan UMKM yang di mana menggunakan Elpiji 3 kg dalam usahanya untuk mengurangi biaya produksi. “Kebijakan yang tidak berpihak pada UMKM,” ujar dia, kemarin (17/1).

Lanjut dia, kebijakan tersebut berlawanan dengan Undang-undang tentang pemberdayaan UKM. “Di satu sisi dibuat Undang-undang pemberdayaan UKM, tapi di sisi lain ada yang menghambat pemberdayaan itu, yakni salah satunya pencabutan subsidi Elpiji 3 kg,” ucap dia.

Salah satu pedagang baso, Sugianto, yang telah belasan tahun berdagang mengaku keberatan soal pencabutan subsidi karena akan mengurangi pendapatannya di tengah kenaikan kebutuhan hidup. Misalkan, kenaikan bahan pangan dan juga iuran BPJS Kesehatan.

“Jelas, akan memberatkan pedagang. Pemerintah harus memikirkan rakyat seperti kami. Jangan sampai gara-gara salah sasaran distribusi Elpiji 3 kg berdampak pada kami,” ujar dia, yang berdagang di Ciledug, Tangerang.

Senada dengan Sugianto, Sulastri, salah satu pedagang sayuran meminta pemerintah mengkaji secara mendalam soal pencabutan subsidi Elpiji 3 kg.

“Pemasukan sudah pas-pasan. Ditambah kenaikan segala macam, saya minta jangan ditambah lagi jadi sulit masak. Elpiji 3 kg sangat membantu orang seperti saya,” ucapnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, rencana pencabutan subsidi Elpii 3 kg tidak bertujuan untuk merugikan masyarakat, namun bertujuan untuk efisiensi.

“Karena kelihatannya kurang efisien. Jadi Tidak ada rencana merugikan masyarakat. Konteksnya efisiensi,” ujar dia di Jakarta, kemarin (17/1).

Penghapusan subsidi Elpiji 3 kg, Luhut menjelaskan, akan dilakukan secara bertahap. Kemudian, subsidi dialihkan dengan pemberian dana lansung kepada masyarakat miskin.

“Semua subsidi akan bertahap kita kurangi tapi kita akan berikan langsung kepada yang membutuhkan,” kata Luhut.

Ketuha Harian Yyaasan Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyatakan mendukung pemerintah mendistribuskan Elpiji 3 kg langsung ke penerima.

“Wacana TNP2K (Tim Nasional Penanggulangan dan Pengentasan Kemiskinan) untuk menjadikan distribusi gas elpiji 3 kg, alias gas melon bersifat tertutup, bisa dimengerti,” ujarnya.

Penggunaan gas melon ini, kata Tulus Abadi, sebetulnya untuk menggantikan penggunaan minyak tanah pada tahun 2004 lalu. Ketika itu, pemerintah masih memberlakukan subsidi tertutup untuk tabung gas 3 kg dengan kartu kendali.

“Namun di tengah perjalanan, kartu kendali tak berfungsi, dan selanjutnya distribusinya bersifat terbuka siapa pun bisa dan boleh beli,” tutur dia.

Kemudian, lanjut dia, kondisi tersebut semakin dperparah ketika harga Elpiji 12 kg makin mahal. Akibatnya, banyak masyarakat mampu yang beralih ke gas melon 3 kg.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerapkan sistem distribusi tepat sasaran Elpiji 3 kg mulai pertengahan tahun 2020. Sehingga nantinya, hanya masyarakat yang berhak saja yang dapat menikmati subsidi.

Salah satu skema penyaluran subsidi tepat sasaran ini adalah dengan menggunakan barcode. Ini akan memudahkan Pemerintah untuk mendeteksi konsumsi masyarakat kurang mampu terhadap Elpiji 3 kg. Pemerintah juga akan bekerja sama dengan perbankan nasional.(din/fin)

Baca Juga

Kementan-TNI AD Sepakat Perkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

JAKARTA- Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian, maka dibutuhkan kekuatan dan kebersamaan dari semua pihak, termasuk TNI. Terkait hal tersebut, Kementan dibawah pimpinan Mentan...

MenkopUKM: UMKM Harus Mampu Memahami Tren Market Dunia

JAKARTA - Di tengah pandemi COVID-19, Kementerian Koperasi dan UKM terus menggulirkan aneka program untuk menyiapkan UMKM agar memiliki kemampuan kompetitif dengan produk-produk dari luar. "Oleh...

Dapat Tambahan Dana PEN, BTN Optimis Target Kredit Rp30 Triliun di Akhir 2020

JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk optimistis bisa memenuhi komitmen penyaluran kredit dari dana penempatan pemerintah dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Perseroan mendapatkan...

Lindungi Petani Tembakau, Tidak Naikkan Cukai Rokok 2021

JAKARTA - Jika pemerintah memang benar-benar ingin melindungi petani tembakau, maka pada 2021 nanti tidak menaikkan cukai rokok. Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas...

Pertumbuhan Kredit Agustus 2020 Hanya 1,04 Persen

JAKARTA - Pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat hanya sebesar 1,04 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penyaluran kredit pada Juli 2020 yang...

Berita Terbaru

Vandalisme di Mushollah, Ferdinand: Pelaku Bukan Non Muslim, Itu Kaum Intoleran

JAKARTA- Tindakan vandalisme terjadi di Mushollah Darussalam yang terletak di RT 5/8 Perum Villa Tangerang Elok Kelurahan Kutajaya Pasar Kemis Tangerang. Pelaku menulis narasi-narasi provokatif...

Penyaluran Subsidi Internet Belum Capai Target

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, hingga September 2020 realisasi bantuan paket data internet telah disalurkan kepada 27,3 juta guru, siswa, mahasiswa...

Infografis: Pemberian Vaksin Pada 6 Kelompok Masyarakat Prioritas

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 sedang mematangkan sasaran dan prioritas kelompok masyarakat yang akan mendapat vaksin COVID-19. Sasaran prioritas vaksin sesuai dengan kelompok...

Masih Ada Paslon yang Melanggar Protokol Kesehatan

JAKARTA - Satgas Penanganan COVID-19 prihatin dan kecewa terhadap tahapan Pilkada Serentak 2020. Sejumlah pelanggaran selama kampanye masih dilakukan pasangan calon kepala daerah. Yang...

Kementan-TNI AD Sepakat Perkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

JAKARTA- Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian, maka dibutuhkan kekuatan dan kebersamaan dari semua pihak, termasuk TNI. Terkait hal tersebut, Kementan dibawah pimpinan Mentan...

WHO: Angka Kematian Akibat Corona Lebih Kecil

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, bahwa total kematian resmi global akibat virus corona (Covid-19) besar kemungkinan lebih kecil dari jumlah yang sebenarnya. "Jumlah...

Mahfud MD: Pemerintah Tidak Menyalahkan Peristiwa G30S/PKI

JAKARTA- Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak menetapkan peristiwa Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI), sebagai peristiwa yang salah atau benar. Sebab itu persoalan...

Oktober Vaksin Corona Diumumkan

JAKARTA - Hasil uji klinis tahap ketiga vaksin corona dari Sinovac di Bandung akan diumumkan pada pertengahan Oktober. Total ada 102.451.500 orang akan divaksin...

Nusantara

Bersama Masyarakat, PLN Ubah Sampah Jadi Listrik

PANGKALPINANG - Peluh Misdi bersama dengan kelompok swadaya masyarakat (KSM) Sekar Rukun, Bangka Selatan seolah terbayar setelah PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel)...

Stop Isolasi Mandiri untuk Menekan Cluster Keluarga

BABEL - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerbitkan kebijakan larangan isolasi mandiri bagi masyarakat terkonfirmasi COVID-19, guna menekan penyebaran di kluster keluarga. "Dalam waktu...

News

Sukmawati: PKI itu Ideologi Pancasila, Kenapa Diributkan?

JAKARTA- Sukmawati Soekarnoputri mengatakan, Partai Komunis Indonesia berideologi Pancasila. Sehingga tidak perlu diributkan. "Jadi kalau dibilang PKI itu ideologinya apa sih, sebetulnya ideologinya pancasila. Jadi...

Deklarasi KAMI Dibubarkan, Fadli Zon: Persekusi Terhadap Demokrasi

JAKARTA- Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yang dihadiri oleh Gatot Nurmantyo di Surabaya, diwarnai dengan aksi demonstrasi. Massa menolak acara itu digelar karena sarat...

Tengku Zul Nyindir Denny Siregar: Ente Pernah Jadi Apa Selain Buzzer?

JAKARTA- Pegiat media sosial, Denny Siregar dan Ustad Tengku Zulkarnai 'perang' komentar di twitter. Keduanya mengomentari deklarasi Koalis Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibubarkan...

Lindungi Petani Tembakau, Tidak Naikkan Cukai Rokok 2021

JAKARTA - Jika pemerintah memang benar-benar ingin melindungi petani tembakau, maka pada 2021 nanti tidak menaikkan cukai rokok. Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas...

Pertumbuhan Kredit Agustus 2020 Hanya 1,04 Persen

JAKARTA - Pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 tercatat hanya sebesar 1,04 persen (yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penyaluran kredit pada Juli 2020 yang...

11 Ribu Kartu Tani telah Didistribusikan di Kotawaringin Barat

KOTAWARINGIN BARAT – Persiapan penerapan Kartu Tani terus dilakukan Kementerian Pertanian. Di Kotawaringin Barat, tidak kurang 11 ribu lembar Kartu Tani telah didistribusikan ke...

BTN Resmi Luncurkan Batara Spekta

JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. resmi meluncurkan program Batara Spekta pada Minggu (27/9/2020) malam. Dalam peluncuran Program Batara Spekta yang dimeriahkan oleh artis...