Juventus U-17 2-1 Garuda Select: Pelajaran Berharga Nyonya Tua

TURIN – Meski menelan kekalahan atas Juventus U-17 dalam laga uji coba di Juventus Training Center, Kamis (16/1) kemarin malam WIB, skuat Garuda Select yang berisikan pemain usia muda berbakat Indonesia mengaku mendapatkan pelajaran berharga dari tim Nyonya Tua junior tersebut.

Ya, tim Garuda Select menelan kekalahan 1-2 atas Juventus U-17. Dalam laga itu, gol semata wayang Garuda Select diciptakan Amiruddin Bagus Kahfi di menit ke-21. Sementara sepasang gol Juventus U-17 berhasil dibukukan oleh dua penyerang mereka, masing-masing pada menit ke-19 dan di awal babak kedua.

Sejak awal babak pertama, Garuda Select memang kerap mendapat tekanan dari Juventus U-17. Bahkan, saat laga baru berjalan dua menit, gawang Garuda Select yang dikawal Yogi Hermawan sudah mendapat tekanan bertubi-tubi dari barisan penyerang Juventus u-17.

Beruntung, kesigapan Yogi masih mampu menjaga gawangnya dari kebobolan. Meski tampil kesulitan di awal babak pertama, skuat asuhan Des Walker tidak membutuhkan waktu lama untuk segera keluar dari tekanan.

Skuat Garuda Selcet baru bisa menciptakan peluang pertama pada menit ketiga. Berawal dari skema tendangan bebas, Renaldi yang sedang berdiri tanpa kawalan, sukses membelokkan arah bola untuk mengancam gawang lawan. Namun sayang, sundulannya masih belum mengarah tepat ke gawang Juventus U-17.

Sepuluh menit berselang, giliran penyerang andalan Garuda Select, Amiruddin Bagus Kahfi, yang hampir menggetarkan gawang lawan. Namun, kesigapan kiper Juventus U-17 masih mampu menggagalkan peluang emas Bagus.

Alih-alih melancarkan serangan, gawang Garuda Select malah kebobolan lebih dulu tepatnya di menit ke-19, setelah penyerang andalan Juventus U-17 sukses mengeksekusi penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pemain Garuda Select.

Namun, dua menit berselang atau tepatnya di menit ke-21, Garuda Select mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1, leat gol yang diciptakan Amiruddin Bagus Kahfi.

Berawal dari upan terobosan David Maulana ke jantung pertahanan Juventus U-17, mamu diteirma Bagus dengan baik. Dengan tenang, Bagus mampu mengelabui kiper dan membobol gawang Juventus U-17. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Gawang Garuda Select kembali kebobolan di awal babak kedua melalui tembakan penalti. Berawal dari pelanggaran pemain belakang Garuda Select di wilayah kotak penalti, penyerang Juventus U-17 tentu tidak menyia-nyiakan peluang dan sukses mengubah skor menjadi 2-1.

Posisi tertinggal tentu tidak membuat anak-anak Garuda Select menyerah. Tidak jarang barisan penyerang Garuda Select melancarkan serangan yang mampu membuat kiper Juventus U-17 bekerja keras pada laga kali ini.

Akan tetapi dari beberapa peluang yang tercipta, tak kunjung satu kesempatan pun yang berbuah menjadi gol. Alhasil, skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah, Juventus U-17, bertahan hingga babak kedua berakhir.

Meski menelan kekalaha di laga uji coba kali ini, namun skuat Garuda Select mendapatkan pelajaran berharaga dari Juventus U-17. Hal itu-pun dikaui oleh asisten pelatih Garuda Select, Danny Holmes. Ia pun bangga dengan performa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya tersebut.

“Pertandingan berjalan bagus. Banyak pelajaran dari permainan tim Italia seperti possession, bertahan dalam, counter. Kami mampu membuat beberapa peluang dan gol yang bagus. Para pemain tetap bersemangat sejak awal,” tutur Holmes seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Jumat (17/1) kemarin.

Hal serupa juga dikatakan oleh salah satu pemain Garuda Select, Edgard Amping. Pemain yang berposisi sebagai bek kiri itu mengaku puas dengan pertandingan tersebut. Apalagi diakuinya, banyak pelajaran berharga yang didapt dari pertandingan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here