Bepe Kembali ke Macan Kemayoran

JAKARTA – Setelah resmi gantung sepatu Desember lalu, Bambang Pamungkas kembali menjadi bagian Persija Jakarta di musim 2020 ini.

Namun, kembalinya pemain yang akrab disapa Bepe itu bukan sebagai pemain, ia ditunjuk sebagai manajer tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.

Ya, manajemen Persija Jakarta membuat terobosan di musim 2020 ini. Selain membuat kejutan dengan didatangkannya sejumlah pemain berbakat Indonesia, kini terobosan diumumkan Persija dengan perubahan struktural tim yang dimaksudkan untuk meningkatkan perfoorma Macan Kemayoran.

Direkutur Olahraga Persija, Ferry Paulus menjelaskan perubahan dalam struktural tim dipastikan sudah melalui proses panjang dan diskusi internal dengan seluruh pengurus Macan Kemayoran.

Dengan masuknya Bepe sebagai manajer tim tentunya menggantikan posisi Ardhi Tjajoko. Kini, Ardhi Tjahjoko naik jabatan dengan menduduki posisi penasehat atau pembina Persija Jakarta.

“Kami menunjuk manajer baru yakni Bambang Pamungkas. Sekali lagi, seorang Bepe tidak perlu lagi didebatkan namanya,” ungkap Ferry, Jumat (17/1) kemarin.

“Menjadi keharusan bagi kami (manajemen Persija) untuk memberikan porsi atau tempat di tim ini setelah dia (Bepe, red) memutuskan pensiun. Posisi manajer adalah paling tepat buat dia. Bepe sendiri berminat menempati posisi ini agar bisa membawa Persija meraih prestasi di tahun ini,” tambah Ferry.

Bepe sendiri mengaku tidak keberatan dengan tugas yang bakal diembannya tersebut. Menerutunya, dirinya akan tetap melakukan komunikasi dengan baik dengan manajer sebelumnya yakni, Ardhi Tjahjoko. Hal itu dilakukan agar kedepannya Persija bisa semakin baik dan mampu meraih prestasi yang diinginkan.

Selain itu, Bepe juga mengaku bahwa tugas utamanya sebagai manajer adalah membantu tim pelatih mengelola tim di dalam maupun luar lapangan.

“Saya diperkenalkan secara resmi sebagai manajer Persija. Ini bukan peran baru untuk saya. Yang pasti, saya dan Pak Ardhi akan sama-sama membantu tim pelatih dan menyediakan hal yang dia perlukan untuk menjalani roda tim ini,” ujar mantan pemain Persija bernomor punggung 20 itu

“Sekali lagi tidak ada pengurangan orang di manajemen tim, tapi diperkuat. Saya melengkapi. Saya dan Pak Ardhi menjadi kepanjangan presiden tim,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bepe menegaskan meski tugas utamany adalah membantu tim pelatih mengelola tim di dalam maupun luar lapangan, namun dirinya memastikan tidak akan mengintervensi ke arah teknikal. Menurutnya, wewenang itu sepenuhnya akan tetap dipegang Sergio Farias selaku kepala pelatih Persija.

“Saya sudah lama di tim ini. Sudah mengenal tim ini. Saya mempercepat pengenalan pelatih kepala ke tim ini, misal soal budaya dan lain-lain. Tapi kami tak akan mencampuri area teknis pelatih,” tuntas mantan pemain Timnas Indonesia itu.

Selain, perubahan di tingkatakn manajer tim, perubahan juga terjadi di posisi Presiden tim. Ya, Ferrry Paulus yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Tim kini berubah sebagai Direktur Olahraga Persija. Sedangkan, posisi Presiden tim dipegang oleh Mohamad Prapanca.

“Background dia (Panca) selaku pengusaha diharapkan membawa nuansa baru bagi Persija. Saya yakin Ia akan membawa industrial baru dengan mengedepankan pengalamannya sebagai pengusaha,” tuntasnya. (gie/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here