Momen Gemilang Ganda Putri

FOTO: FAISAL R. SYAM / FAJAR INDONESIA NETWORK.

JAKARTA – Apriyani Rahayu nampaknya memang belum bisa beradaptasi dengan baik untuk bermain di sektor ganda campuran. Berpasangan dengan Tontowi Ahmad, Apriyani gagal melangkah ke babak perempatfinal Indonesia Masters 2020 usai dikalahkan oleh pasangan suami istri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock dalam dua set langsung dengan skor 9-21 dan 12-21.

Namun, hal ini berbeda terbalik saat Apriyani bermain untuk sektor ganda putri. Berpasangan dengan Greysia Polli, ia mampu tampil gemilang dan menembus babak perempatfinal turnamen level Super 500 tersebut.

Hasil itu didapat usai pasangan peringakat delapan dunia itu berhasil mengalahkan wakil Kanada Rachel Honderich/Kristen Tsai dalam dua set langsung dengan skor 19-21 dan 10-21 di babak kedua yang berlangsung di Istora, Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (16/1) kemarin.

Pada pertandingan yang berlangsung selama 41 menit itu, kedua pasangan bermain sengit dan menarik di set pertama. Silih berganti kedua pasangan saling memimpin kedudukan. Namun, Greysia/Apriyani mampu merebtu set pertama lewat kemenangan 21-19.

Memasuki set kedua, penampilan Greysia/Apriyani lebih berbeda. Mereka seakan tampil mengebrak dan terus memimpin perolehan angka dari pasangan non unggulan itu. Kepercayaan diri ganda putri Indonesia ini semakin meningkat setelah memimpin hingga skor 9-17. Pasangan Kanada ini pun harus menyerah 10-21 dari Greysia Poli’i/Apriyani Rahayu di set kedua.

“Tentunya kita bersyukur bisa melewati babak kedua ini. Tadi kami sempat ketinggalan, namun kita tidak ingin lengah, dan bisa bermain total sebagai tanggung jawab kami untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” ujar Greysia usai pertandingan.

Dengan kemenangan ini, Greysia/Apriyani berhak atas satu tempat di babak perempat final Indonesia Masters 2020. Dalam babak delapan besar itu yang beralngsung, Jumat (17/1) hari ini, Greysia/apriyani akan menghadapi pasangan asal Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida.

Melihat dari rekor pertemuan, Greysia/Apriyani peranh sekali berhdapan dengan peringakt 12 dunia asal Jepang tersebut. Pada pertemuan di New Zealand Open 2017 lalu, Greysia/Apriyani berhasil menang lewat pertarungan rubbber game dengan skor 13-21, 21-16 dan 19-21.

“Kami sudah lama tidak bertemu mereka (pasangan Jepang, red), kami akan lihat video dan meninjau cara bermain mereka,” tutur Greysia.

“Saya yakin permainan mereka juga sudah berkembang dan berubah dibanding dulu. Yang penting menjaga keseriusan saja besok mainnya,” ungkap Apriyani menambahkan.

Tentunya hasil ini berbeda terbalik khususnya untuk Apriyani yang juga bermain di sektor ganda campuran oleh Tontowi. Dimana mereka harus gugur di babak kedua usai di kalahkan oleh Duo Adcock. Sebelumnya, Apriyani juga menyadari bahwa perbedaan permainan yang cukup signifikan harus dilakukan olehnya di dua sektor tersebut yakin ganda campuran dan ganda putri.

“Ya, saya baru tahu kalau ternyata bermain di ganda campuran itu beda dengan ganda putri. Kalau di ganda putri, saya terbiasa cover di belakang, namun untuk ganda campuran ini saya harus cover di depan. Dan penyesuaian itu yang kedepannya harus saya lakukan,” tegas Apriyani sebelumnya. (gie/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here