Dirikan Bank Minimal Punya Modal Rp3 T

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bakal menerbitkan peraturan terkait pendirian bank baru di Tanah Air. Aturan tersebut dibuat agar perbankan nasional bisa mengikuti perubahan ekosistem di luar Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Bank OJK, Heru Kristiyana mengatakan, penguatan bank memahg sudah dibutuhkan sebab berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

“Saya katakan, yang merasa tidak bisa cepat mengikuti perubahan ekosistem ini maka bisa secara sukarela harus berkonsolidasi,” ujar dia di Jakarta, Kamis (16/1).

Upaya yang telah dilakukan OJK, salah satunya menerbitkan peraturan terkait konsolidasi, merger dan akuisisi. Aturan ini diterbitkan agar proses menjadi lebih cepat dan bank juga cepat menyesuaikan.

Untuk itu, OJK akan mengatur soal pendirian bank baru minimal mengantongi modal Rp3 triliun. OJK sendiri masih membahas terkait peraturan tersebut.

“Kita sudah minta pendapat ke industri perbankan agar benar-benar bisa dilakukan. (draf) Sekarang sedang proses finalisasi, mudahkan-mudahan akhir bulan atau awal bulan depan bisa selesai,” tutur dia.

Dia menjelaskan, aturan tersebut akan disesuiakn dengan kategori Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) yang selama ini sudah diterapkan.

“Pokoknya bank modal intinya minimal Rp3 triliun, kalau yang belum itu nanti kita kasih waktu, secara bertahap. Ya dalam tiga tahun lah,” jelasnya.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, selain demi mengikuti perubahan ekosistem luar namun juga menjadikan bank-bank kecil untuk merger.

“Kebijakan ini tujuannya bukan hanya untuk mengikuti perubahan ekosistem di luar, tetapi juga menjadikan bank-bank kecil, seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk merger,” kata Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Kamis (16/1).

Menurutnya, jumlah bank saat ini di Indonesia sudah terlalu banyak. Karenanya, harus dilakukan merger agar lebih efisien.

“Jumlah bank saat ini menurut pribadi masih terlalu banyak sehingga kurang efisien,” tukas dia.

Sebagaimana diketahui, saat ini di Indonesia masih mengelompokkan bank berdasarkan kategori BUKU. Untuk bank BUKU I modal inti kurang dari Rp1 triliun.

Kemudian BUKU 2 bank dengan modal inti Rp1 triliun sampai dengan kurang dari Rp5 triliun. Lalu BUKU 3 bank dengan modal inti Rp 5triliun sampai Rp30 triliun dan BUKU 4 dengan modal inti di atas Rp30 triliun.(din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here