News . 17/01/2020, 19:52 WIB

Demo Kasus Sarang Burung Walet Novel Baswedan

Penulis : Admin
Editor : Admin

[caption id="attachment_429275" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Hantu Pocong yang berlumuran darah gentayangan berdiri didepan manusia bertopeng mirip Novel Baswedan saat aksi demo di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Masa yang tergabung dalam kelompok Corong Rakyat mengingatkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk berlaku adil dalam penegakan hukum, khususnya menindaklanjuti kasus sarang burung walet di Bengkulu yang melibatkan Novel Baswedan. Dalam aksinya, masa juga menampilkan teatrikal sebagai bentuk protes agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan tidak mati seperti pocong.[/caption] [caption id="attachment_429273" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Hantu Pocong yang berlumuran darah gentayangan berdiri didepan manusia bertopeng mirip Novel Baswedan saat aksi demo di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Masa yang tergabung dalam kelompok Corong Rakyat mengingatkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk berlaku adil dalam penegakan hukum, khususnya menindaklanjuti kasus sarang burung walet di Bengkulu yang melibatkan Novel Baswedan. Dalam aksinya, masa juga menampilkan teatrikal sebagai bentuk protes agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan tidak mati seperti pocong.[/caption] [caption id="attachment_429271" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Hantu Pocong yang berlumuran darah gentayangan berdiri didepan manusia bertopeng mirip Novel Baswedan saat aksi demo di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Masa yang tergabung dalam kelompok Corong Rakyat mengingatkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk berlaku adil dalam penegakan hukum, khususnya menindaklanjuti kasus sarang burung walet di Bengkulu yang melibatkan Novel Baswedan. Dalam aksinya, masa juga menampilkan teatrikal sebagai bentuk protes agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan tidak mati seperti pocong.[/caption] [caption id="attachment_429272" align="alignnone" width="696"] Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Hantu Pocong yang berlumuran darah gentayangan berdiri didepan manusia bertopeng mirip Novel Baswedan saat aksi demo di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Masa yang tergabung dalam kelompok Corong Rakyat mengingatkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk berlaku adil dalam penegakan hukum, khususnya menindaklanjuti kasus sarang burung walet di Bengkulu yang melibatkan Novel Baswedan. Dalam aksinya, masa juga menampilkan teatrikal sebagai bentuk protes agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan tidak mati seperti pocong.[/caption]

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id