Agar Tidak Dimarahi, TKI Ini Campur Darah Haid dan Urine ke Makanan Majikan, Jijik!

Beranda Internasional Agar Tidak Dimarahi, TKI Ini Campur Darah Haid dan Urine ke Makanan...

SINGAPURA- Tenaga Kerja Indonesia (TKI), terpaksa harus berhadapan dengan hukum di Singapura. Diana, wanita 30 tahun ini diseret ke meja hijau di pengadilan Singapura, lantaran telah melakukan tindakan yang sungguh menjijikan. Dia mengaku telah beberapa kali mencampur darah haid dan air kencingnya ke makanan dan minuman majikannya tempat Ia bekerja.

Dalam persidangan yang digelar Senin (13/1) lalu. Diana mengaku melakukan hal itu agar majikannya selalu menyayanginya dan tidak memarahinya. “Terdakwa percaya dengan melakukan hal tersebut, keluarga akan menyetujui apa pun yang dilakukan terdakwa. Dia juga percaya, dengan melakukan hal itu, keluarga majikan tidak akan memarahinya,” kata wakil jaksa penuntut umum Angela Ang dalam persidangan, seperti dilansir The New Paper.

Majikan Diana, diketahui merupakan keluarga yang besar. Diana memulai bekerja di keluarga itu, pada tahun 2017. Dia bekerja mengurus keluarga yang beranggotakan enam orang itu. Termasuk majikan laki-laki dan majikan perempuan, anak-anaknya dan orang tua majikan.

Pada Agustus 2019 lalu, Diana mulai melakukan aksi jijik itu. Dia memasukan darah haid di setiap makanan atau minuman yang Ia buat. Makanan dan minuman yang telah terkontaminasi dengan darah haid dan urine Diana, disajikan untuk keluarga majikan dan disantapnya tanpa menaruh curiga.

Tidak saja aksi itu, dalam persidangan, Diana juga mengaku telah mencuri sejumlah uang dari majikannya. Uang yang Ia curi senilai SGD 17 ribu. Uang itu merupakan uang milik majikan perempuan.  “Uang itu dicuri Diana dari brankas di dalam kamar ibu majikannya yang sudah renta. Dia mengetahui nomor kombinasi brankas karena memerhatikan saat ibu majikan membuka iPad. Ternyata kombinasi nomor pembuka Ipad dengan brankas sama.” Ujar Jaksa.

Setelah mencuri uang, Diana memberikannya kepada seorang perempuan yang tak dikenal identitasnya untuk dibawa ke keluarganya di Indonesia. Dalam kasus ini, Pengadilan Singapura memvonis 6 bulan dan 7 minggu penjara kepada Diana.

Diana telah memohon melalui seorang penerjemah untuk mendapat hukuman ringan karena ia mengakui kesalahannya. “Saya ingin meminta maaf kepada majikan. Saya meminta maaf dari lubuk hati saya … saya mencuri uang majikan karena keluarga di Indonesia mengalami kesulitan. Saya sangat menyesal.” Ujar Diana. (dal/fin).

Baca Juga

WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

KUALA LUMPUR - Mahkamah Persekutuan Malaysia yang berkedudukan di Putrajaya, Rabu (23/9/2020) kemarin memutuskan, bahwa seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh, M. Yusuf...

Sinovac Siap Distribusi Vaksin Covid-19 Awal 2021

BEIJING - Perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac menyatakan siap mendistribusikan vaskin corona untuk dunia pada awal tahun depan, jika berhasil melewati uji klinis ketiga...

Jamaah Umrah Dibatasi 3 Jam

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan bagi setiap gelombang jemaah hanya diberi waktu 3 jam untuk merampungkan seluruh proses ibadah umrah. Sebagaimana dikutip dari...

Indonesia Menuju Energi Nuklir

WINA - Indonesia resmi bekerja sama dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) terkait program pemanfaatan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Kesepakatan kerja sama tersebut dibuktikan...

Perusahaan Cina Bocorkan 2.100 Data Pribadi Warga Indonesia

CANBERRA - Salah satu perusahaan Cina yang memiliki relasi militer dan intelijen disinyalir telah membocorkan lebih dari 2 juta data pribadi, termasuk ribuan data...

Berita Terbaru

Ditjen PSP Kementan Benahi Saluran Irigasi di Banjaran dengan RJIT

KABUPATEN BANDUNG – Pengelolaan air melalui saluran irigasi di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, semakin efisien. Sebab, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian...

Menu Sarapan Populer yang Tidak Dianjurkan

JAKARTA — Tidak semua apa yang Anda lihat di televisi, dapat Anda tiru di kehidupan nyata, salah satunya adalah kebiasaan orang menyantap sarapan mereka....

Tertahan di Barca, Messi Tetap All Out

BARCELONA - Meski masih harus tertahan di Barcelona untuk satu musim ke depan, Lionel Messi mengaku akan memberikan yang terbaik dari dirinya.  “Saya akan memberikan...

Telepon Dokter, Jokowi: Saya Bisa Bayangkan Betapa Beratnya Tugas Medis

JAKARTA- Sejenak berbincang dengan dr. Faisal Rizal Matondang, Sp.P, seorang dokter spesialis paru, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasakan betul perjuangan, dedikasi, dan kerja...

Biar ga Dibilang Pengecut, Teddy Gusnaidi Tantang Gatot Sebut Gus Dur PKI

JAKARTA- Dewan pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi memberikan tantangan ke mantan panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Tantangan terbuka itu berupa...

Catet! Pemerintah Tidak Melarang atau Mewajibkan Nonton Film G30S/PKI

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak melarang memutar film Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI). Masyarakat bisa menonton...

Ferdinand Duga Isu PKI Dimainkan oleh Kaum Intoleran Radikal, HTI dan ISIS

JAKARTA- Politikus Partai Demokrat mengaku heran masih ada yang mengangkat isu PKI setiap tahunnya. Padahal, sejarah kelam PKI telah lama berlalu yang mustahil kembali...

WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

KUALA LUMPUR - Mahkamah Persekutuan Malaysia yang berkedudukan di Putrajaya, Rabu (23/9/2020) kemarin memutuskan, bahwa seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Aceh, M. Yusuf...

Nusantara

Puluhan Santri di Kuningan Terpapar Covid-19

KUNINGAN – Puluhan santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Kuningan, diduga terpapar Covid-19. Pihak ponpes pun dengan sigap langsung berkoordinasi dengan Gugus...

Hari Pertama, Penyaluran Beras Bermasalah

SLAWI – Hari pertama penyaluran bantuan sosial beras (BSB) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Tegal bermasalah. Mestinya, tiga...

News

Ditjen PSP Kementan Benahi Saluran Irigasi di Banjaran dengan RJIT

KABUPATEN BANDUNG – Pengelolaan air melalui saluran irigasi di Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, semakin efisien. Sebab, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian...

Biar ga Dibilang Pengecut, Teddy Gusnaidi Tantang Gatot Sebut Gus Dur PKI

JAKARTA- Dewan pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi memberikan tantangan ke mantan panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Tantangan terbuka itu berupa...

Realisasi Program PEN Sektor UMKM Mengalami Kemajuan dan Diperluas

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat penyaluran dan memperluas sasaran UMKM yang mendapat bantuan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Realisasi penyaluran sejumlah program PEN sektor...

Dokter Pelaku Pelecehan Ditangkap

JAKARTA - Pelaku pelecehan terhadap wanita berinisial LHI di Bandara Soekarno Hatta,  berhasil ditangkap. Pelaku mempunyai gelar dokter.  Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes...

Sabu-sabu 13,8 Kg Disembunyikan di Mobil

MAKASSAR - Sabu-sabu seberat 13,8 kilogram (kg) dan 2.994 pil ekstasi diamankan dari empat pelaku. Narkotika ini masuk Makassar dari jalur Tiongkok-Malaysia. Direktorat Reserse Narkoba...

Asisten II Sekda Lamsel Tersangka Suap

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Hermansyah Hamidi sebagai tersangka. Dia dijadikan tersangka kasus dugaan...

Ketua KPK Dijatuhi Sanksi Etik

JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya menjatuhkan sanksi etik ringan berupa teguran tertulis II kepada Ketua KPK Firli Bahuri. Sanksi...