Ekspor Menukik Tajam Sepanjang 2019

Ilustrasi ekspor Indonesia melemah.

JAKARTA – Ekspor Indonesia sepanjang 219 sebesar USD167,53 miliar. Angka ini jauh lebih rendah ketimbang ekspor tahun sebelumnya yang mencapai USD180,01 miliar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan, penurunan ekspor cukup tajam sebesar 6,94 persen dari tahun 2018.

“Ada penurunan yang lumayan tajam, turun 6,94 persen dari tahun sebelumnya,” ujar dia di Jakarta, Rabu (14/1).

Catatan BPS, pada Desember ekspor migas Indonesia turun 31,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan ekspor non migas naik 5,7 persen.

Rincian penurunan ekspor pada 2019 yakni, Ekspor migas 2019 turun 27 persen dibandingkan 2018, ekspor industri pengolahan turun 2,7 persen, dan ekspor tambang dan lainnya turun 15 persen. Namun untuk ekspor pertanian naik 5,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kita harap kontribusi dari sektor pertanian akan meningkat dan bisa dorong ekspor kita,” kata dia.

Untuk pasar ekspor non migas tersebesar adalah Cina, Amerika Serikat, dan Jepang. Kemudian disusul India, Singapura, dan Malaysia. Adapun ekspor ke pasar Asean sebesar 23 persen dan Uni Eropa 9,24 persen.

Sementara untuk impor, secara akumulasi sepanjang Desember 2019 mencapai USD14,50 miliar atau turun 5,47 persen dibanding November 2019. Hampir semua golongan impor mengalami penurunan.

Impor barang konsumsi yang mengalami penurunan 1,32 persen, secara year on year (yoy) sebesar 12,18 persen. Barang konsumsi yang turun seperti net, tenda, gelang jam tangan.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan penurunan kinerja ekspor tahun 2019.

“Ekonomi dunia yang lagi lesu, pembatasan ekspor sawit dan produk sawit, dan yang terpenting adalah pemerintah tidak mampu menjalin kerjasama perdagangan dengan negara nontradisional. Alasan ketiga yang merupakan hal yang sebetulnya bisa diperbaiki,” ujar dia.(din/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here