Presiden Desak Pertamina Turunkan Harga Gas

    JAKARTA – Pertamina terus mematangkan skema menurunkan harga gas industri dan minyak mentah sejalan dengan pengelolaan strategi di PT Pertamina yang terus disorot oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertamina begitu sadar, strategi meningkatkan daya saing industri secara efisiensi di lini produksi tidak mudah dan bakal terganjal dengan kuatnya gurita mafia migas.

    Ya, sejak awal tahun 2020 Presiden Jokowi meradang dan secara terang-terangan menyebutkan tingginya harga gas industri. Ia mengklaim bahwa sejak tahun 2016 persoalan keekonomian gas industri tak kunjung usai. Puncaknya, Jokowi memberikan waktu hingga Maret 2020 untuk jajaran kabinetnya membereskan persoalan harga gas industri tersebut.

    Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama mengaku, telah berkoordiasi dengan semua unsur untuk mendukung langkah BUMN itu dalam memperbaiki strategi. ”Barusan (kemarin, red) saya sudah bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Kami tentu meminta dukungan dengan langkah Pertamina. Agar Presiden tercapai,” terang Ahok, sapaan akrab Basuki, di Gedung Bina Graha Jakarta, Selasa (14/1).

    Ahok tidak memungkiri jika pertemuannya daengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membahas sejumlah isu antara lain upaya atas menurunkan harga gas industri, serta pengelolaan strategi di PT Pertamina.”Pemerintah sudah mengetahui, adanya pihak yang tidak efisien dalam mengelola penyaluran gas. Pak Moeldoko tahu, kalian juga lebih tahulah, aku dipancing-pancing terus,” kelakar Ahok kepada sejumlah wartawan.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here