Beranda Bola Man United vs Wolves: Awas Dejavu Wolves

Man United vs Wolves: Awas Dejavu Wolves

- Advertisement -
- Advertisement -

LONDON – Manchester United hampir pasti gagal memenangi gelar juara Liga Premier. Saat ini mereka tercecer di posisi lima, tertinggal 27 poin dari sang pemuncak klasemen Liverpool (61-34) atau 13 poin dari rivalnya, Manchester City (47-34).

Trofi Piala Liga pun sama, peluang mereka semakin tipis usai dibabat 1-3 pada semifinal leg pertama melawan Manchester City di depan pendukungnya sendiri. Namun, Marcus Rashford masih punya peluang meraih trofi. Yakni di ajang Piala FA dan Liga Europe.

The Red Devils- julukan Man United- kembali menapak di babak ketiga Piala FA. Skuat Solskjaer akan menjamu Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, dini hari nanti (Live Beinsport 2 Pukul 02.45 WIB) . Pertandingan mesti diulang setelah kedua kesebelasan hanya bermain seri tanpa gol saat berduel di Molineux, kandang Wolves.

Duel kali ini bak De Javu bagi Solskjaer. Tepat tiga bulan menukangi Man United, Wolves menjadi mimpi buruk bagi Setan Merah. Mereka tersingkir setelah dikalahkan Wolves dengan skor 1-2 pada babak perempatfinal, Maret 2019.

Man United baru saja bangkit. Pekan lalu, mereka baru saja membabat Norwich City empat gol tanpa balas. Ini menjadi kemenangan pertama mereka usai libur tiga poin dari empat laga terakhir. Para pemain pelapis yang diturunkan mulai mengepakkan sayapnya bak pemain reguler. Tentunya kemenangan ini menjadi modal terbaik mereka melakoni laga nanti.

Namun laga melawan Wolves tetap duel yang sulit, Setan Merah belum memiliki catatan yang apik melawan klub berlogo kepala serigala tersebut. Dari lima pertemuan terakhir, Manchester United belum pernah menang atas Wolves, bahkan menderita dua kekalahan.

Kendati demkian, kembalinya Juan Mata di lini depan cukup membuat mereka semakin percaya diri. Dalam laga kontra Norwich, eks pemain Chelsea tampil memukau dengan dua assits-nya ke lini depan Man United, Anthony Martial dan Marcus Rashford.

“Juan Mata kembali? Anda terlalu lama tak melihatnya. Ia masih hebat. Ia menjalani latihan fisik yang baik, dia punya mentalitas dan sikap yang benar. Saya yakin ia makin matang sekarang. Musim ini dia menjadi pemimpin, dan dia benar-benar menunjukkan arti leadership-nya,” kata Solskjaer dilansir dari Dailymail.

Melawan Wolves, Solskjaer berharap anak asunya mamlu bermain sesuai potensinya. Baginya, absennya sejumlah pemain pilar cukup menganggunya di awal tahun ini.
“Kami bermain melawan mereka berkali-kali jadi kami akan menghadapi tim yang kurang-lebih tahu segalanya tentang kami dan kami akan kembali melawan mereka pada beberapa pekan lagi di liga,” manajer MU Ole Gunnar Solskjaer mengatakan dikutip BBC Sports.

Strategi rotasi bakal dimainkan Solskjaer. Ini membuka peluang para pemain pelapis selain Juan Mata kembali menunjukkan taringnya. Solskjaer pun kembali menunjukkan sinyalnya. “Skuat pada kemenangan di Norwich bisa tampil kembali, kami masih yakin bisa menutup semangat Wolves melaju ke babak selanjutnya,” ujarnya.

Mayoritas kalangan memang menjagokan Man United. Tetapi, tactician Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito mengatakan, kemenangan di Old Trafford bukanlah hal yang mustahil. Namun dia sedikit pesimistis karena harus berlaga di stadion tersebut. Di sisi lain, Wolves masih belum bergerak dari periode negatif. Dari empat laga terakhir, mereka belum mengecap satu pun kemenangan.

“Kami sedang mencari solusi mendapat kemenangan. Rotasi dan datangnya pemain baru bisa menjadi pembeda,” tandasnya. (fin/tgr)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here