Cuaca Buruk, Pembuat Kue Kranjang Mengeluh

Ilustrasi: Pixabay

TEGAL – Sudah menjadi agenda musiman, menjelang perayaan tahun baru Imlek pembuat kue kranjang mulai melakukan produksi. Sayang, permintaan kue khas itu menurun tahun ini.

Itu salah satunya dikarenakan adanya cuaca buruk yang melanda sejumlah wilayah hingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Karenanya, produsen kue yang hanya ada setahun sekali itu mengeluhkan sepinya permintaan.

Ditemui di rumah produksi, produsen kue keranjang Mindayani (79) mengatakan dirinya baru memulai produksi pada awal Januari 2020. Padahal, di tahun-tahun lalu produksi dimulai dua bulan sebelumnya.

“Kalau biasanya dua bulan sebelum perayaan Imlek sudah mulai produksi. Tahun ini baru mulai pada Januari 2020,”katanya.

Menurut Mindayani, permintaan akan kue keranjang tahun ini mengalami penurunan dari sebelumnya. Itu, disebabkan salah satunya karena faktor cuaca.

“Cuaca buruk mengakibatkan permintaan menurun. Itulah yang menyebabkan kami baru produksi awal bulan,”jelasnya.

Menurut Mindayani, saat ini pihaknya hanya memproduksi 3 kuintal dodol keranjang. Padahal tahun-tahun sebelumnya bisa lebih dari itu. Dirinya juga tidak mau merugi sehingga hanya memenuhi permintaan.

“Tidak produksi besar-besaran, hanya memenuhi permintaan yang ada,”imbuhnya.

Mindayani menambahkan produk-produk yang dihasilkan dijual ke sejumlah kota. Diantaranya, Semarang, Bandung dan kota-kota lainnya. Karena banjir pula, dirinya tidak mengirimkan barang ke Jakarta. (muj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here