BOP Naik Pengganti SPP Gratis

Ilustrasi: Pixabay

PURWOKERTO – Langkah Pemerintah Jawa Tengah yang menggratiskan SPP siswa SMA, SMK dan SLB Negeri Jawa Tengah mulai Januari 2020 mendapat dukungan dari sekolah.

Kepala SMKN Kebasen, Prihatin Widiyanto mengatakan untuk SMKN Kebasen untuk SPP gratis sudah diinformasikan kepada manajemen sekolah dan elemen-elemen terkait pembiayaan sekolah. SPP gratis menjadi sebuah langkah serius dimana pemerintah sebagai satu-satunya penenggung jawab pendidikan nasional. Artinya dalam UUD 1945 salah satu tugas negara adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Sehingga kalau saya melihat SPP gratis merupakan salah satu langkah nyata tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat,” katanya ketika ditemui Radarmas, Selasa (14/1).
Widi menjelaskan untuk SMKN, besaran Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sebelum tahun 2020 Rp 1.000.000 per siswa per tahun. Untuk tahun ini sepengetahuannya setelah para kepala sekolah dikumpulkan di Cabang Dinas Wilayah X, kisaran BOP 2020 untuk Kabupaten Banyumas kisarannya Rp 1.500.000 per siswa per tahun.

“Ada kenaikan Rp 500.000 per siswa. Artinya komitmen pemerintah terhadap pembiayaan di lembaga pendidikan termasuk SMK memang ada. Artinya SPP digratiskan pemerintah memandang BOP perlu dinaikkan sebagai cara pembiayaan pendidikan,” terang dia.

Dirinya melanjutkan kenaikan BOP menjadi satu langkah nyata dimana pertanggungjawaban BOP selama ini lebih bisa terukur daripada uang-uang dari peran serta masyarakat. Mungkin pemerintah melakukan langkah menggratiskan SPP harapannya bagaimana agar pertanggungjawaban biaya-biaya pendidikan yang sudah dilakukan oleh sekolah bisa dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat umumnya dan khususnya kepada pihak pemberi kebijakan yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi sampai pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here