Beranda Nusantara Akhirnya, Harga Sawit Naik

Akhirnya, Harga Sawit Naik

- Advertisement -
- Advertisement -

MURATARA – Masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), kini berbondong-bondong membuka lahan baru untuk dijadikan kebun sawit. Hal ini disebabkan, akhir-akhir ini harga sawit naik.

Merin, warga Kecamatan Karang Jaya yang membuka lahan miliknya untuk dijadikan kebun sawit mengaku saat ini harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit naik menjadi Rp 1.800 per kg. Ini menjadi alasan, membuka lahan untuk ditanami sawit.

Hal sama dilakukan oleh Gusman, warga Desa Bukit Langkap Kecamatan Karang Jaya. Ia mengaku mendadak mengubah kebunnya yang sebelumnya terbengkalai, karena mengetahui harga sawit meningkat.

“Dulu saya sudah ada kebun sawit, hanya saja tidak begitu dirawat karena besar pengeluaran daripada pemasukan. Ketika tahu harga naik, saya rawat lagi agar berbuah lebat,” kata Gusman.

Mereka berharap harga komoditi sawit terus mengalami peningkatan, sehingga perekonomian petani sawit kembali membaik, dan kembali normal

“Semoga harga terus meningkat, atau bertahan pada harga sekarang supaya perekonomian petani sawit kembali membaik,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Muratara, Suhardiman melalui Sekretaris, Mustopo menjelaskan secara nasional memang harga sawit mengalami kenaikan.

Namun untuk tingkat Sumsel kenaikan harga tandan buah segar kelapa sawit per Januari 2020 mencapai sekitar Rp1.874 per kg. Di mana sebelumnya tahun 2019 harga sawit tidak bekisar Rp1.200 per kg untuk di pengepul. Tapi sekarang telah mencapai Rp1.800.

“Dengan adanya sumber ekonomi yang baik bagi petani. Diharapkan petani dapat menjaga kualitas buah sawit,” harapnya. (fji)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here