Setengah Bulan, Nelayan Celong Takut Melaut

Ilustrasi: Pixabay

BATANG – Cuaca buruk yang menimbulkan gelombang tinggi di Laut Jawa saat ini, sangat berdampak bagi kelangsungan hidup para nelayan. Seperti yang dialami ratusan nelayan di sekitar Pantai Celong, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih.

Diungkapkan Cahyono, nelayan setempat, akibat gelombang tinggi yang tengah terjadi di Laut Jawa, kini perahu nelayan yang sebagian besar berukuran kecil enggan berangkat mencari ikan. Sehingga, sudah setengah bulan ini nelayan di wilayah setempat mengalami paceklik.

“Kami takut dengan kondisi laut yang belum stabil saat ini. Gelombang terlalu besar. Terlebih, kemarin baru saja terjadi bencana angin puting beliung, yang menyambar sejumlah bangunan dan pepohonan di Pantai Celong,” ujarnya, Minggu (13/1).

Ia mengatakan, tidak mau mengambil resiko manakala memaksakan diri tetap berangkat berlayar dengan menggunakan perahu jenis cukung. Sebab hal itu menurutnya akan membahayakan keselamatan jiwanya.

Senada disampaikan nelayan setempat lainnya, Sarmani. Ia menyebutkan, gelombang tinggi yang mencapai sekitar 2 sampai 3 meter tersebut masih saja terjadi sampai dengan saat ini. Sehingga, dengan adanya fenomena alam tersebut, membuat para nelayan tidak bisa beraktifitas normal untuk mencari nafkah.

“Kami tidak bisa melaut untuk sementara waktu, karena diperkirakan cuaca buruk seperti yang tengah terjadi saat ini masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Sehingga waktu yang tersisa hanya kami gunakan untuk memperbaiki kapal dan perlengkapan saja,”ungkapnya.

Menurutnya, dalam kondisi paceklik yang sudah berlangsung selama 10 hari ini, belum ada bantuan dari pemerintah setempat. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para nelayan akhirnya hanya mengandalkan hutang. Bahkan terkadang, para nelayan terpaksa menggadaikan barang-barang berharga miliknya.

“Warga nelayan Pantai Celong, Desa Kedawung saat ini berharap pemerintah setempat bisa segera memberi bantuan berupa sembako,” tukas Sarmani.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang, Suyono, Minggu (12/1) kemarin menyempatkan waktu untuk meninjau masyarakat Dusun Mangunsari, Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih yang terkena terjangan puting beliung.

“Setelah saya ajak komunikasi tadi, para nelayan mengungkapkan bahwa mereka memilih tak melaut karena ombak besar dan juga belum lama ini ada angin puting beliung. Hanya sebagian kecil saja yang memberanikan diri untuk tetap melaut,” katanya.

Berdasarkan peninjauan langsung di sekitar Pantai Celong, Suyono melihat bahwa bekas puing-puing warung yang roboh akibat puting beliung sudah dibersihkan. Pada kesempatan itu, Wabup juga memberikan bantuan sejumlah uang pada beberapa nelayan.

“Jangan lihat besaranya, bantuan ini hanya untuk membeli kebutuhan pokok. Sebab dengan tidak melaut, mereka tidak mendapat penghasilan,” pungkas Suyono. (fel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here