Ibu dan Anak Tewas Dibunuh

Ilustrasi

SENGETI – Kasus pembunuhan terus terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Jambi. Sabtu (11/1) seorang Ibu dan Anak yang menjadi korban pembunuhan. Keduanya tewas secara sadis. Mayat kedua korban ditemukan warga di Bengkel PT Marwa Bangun Persada (MBP), RT 05, Desa Bakung, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Korban merupakan tukang masak di gudang pengolahan aspal PT MBP. Korban bernama Tambunan dan anak korban inisial N (16). Mayat korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Dia bekerja menjadi juru masak di PT MBP sejak tiga bulan lalu.

Usai mendapat laporan, Aparat Kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta identifikasi di lokasi penemuan korban.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto, Minggu (12/1) mengatakan, korban tewas diduga karena pembunuhan. “Korban bernama Tambunan dan N (anak korban yang berumur sekitar 16 tahun). Korban bekerja di PT MBP sebagai juru masak,” ungkap Kapolres Muaro Jambi.

Dia menambahkan, aparat pertama kali mendapat informasi penemuan mayat itu pada pukul 21.00 WIB. Selanjutnya tim dari Polsek Marosebo, Intel, Reskrim bahkan dirinya pun langsung ke lokasi kejadian. “Kejadian diprediksi sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi terus melakukan pengembangan, memeriksa saksi,” ujar Kapolres.

Usai dilakukan olah TKP, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Dari hasil visum luar, ditemukan ada luka tusuk pada tubuh korban. “Hasil visum luar ditemukan ada luka tusuk di leher dan ada juga luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. Luka tusuk di tubuh anak korban N. Kejadian sendiri di kamar Mess PT MBP,” imbuh Kapolres.

Selain melakukan olah TKP, juga meminta keterangan saksi di lokasi, petugas juga mengangkut beberapa barang bukti di TKP. Beberapa barang yang bisa dijadikan petunjuk dan bukti dibawa ke Polres Muaro Jambi. “Ada satu set recorder CCTV dan benda di TKP yang berhubungan dengan tindak pidana kita bawa. Untuk motif sedang kita dalami,” tegasnya.
Sekitar 10 jam usai kejadian, Aparat kepolisian lagsung menangkap HT (25). HT diduga pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak itu. HT disebut ikut berada di lokasi kejadian saat petugas kepolisian mengevakuasi jasad kedua korban. Bahkan HT mengaku sebagai orang yang pertama mengetahui kejadian pembunuhan terhadap kedua korban.

Karena dianggap mengetahui kejadian itu, HT yang merupakan petugas jaga malam di PT MBP sejak tiga tahun lalu lantas diperiksa Polisi. Namun setelah dilakukan pendalaman, pihak kepolisian berhasil mengungkap jika HT lah yang menghabisi nyawa kedua korban.

“Dia (HT,red) masih merupakan ponakan korban, awalnya HT sempat mengaku sebagai orang yang menemukan korban pertama kali. Namun setelah didalami dan interograsi oleh Polisi, barulah dia mengaku sebagai pelaku,” ujar sumber dari pihak Kepolisian. (era)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here