Heboh Keraton Agung Sejagat Klaim Punya Kekuasaan Seluruh Dunia

KIRAB. Keraton Agung Sejagat (KAS) melakukan prosesi Wilujengan dan Kirab Budaya di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo (Magelang Expres)

PURWOREJO-  Munculnya sebuah pemerintahan baru yang mengatasnamakan diri Keraton Agung Sejagat (KAS) di Desa Pogung Jurutengan Kecamatan Bayan, menghebohkan masyarakat Kabupaten Purworejo dalam beberapa hari terakhir. Beragam tanggapan miring semakin ramai diperbincangkan saat sekumpulan masyarakat yang bergabung di dalamnya menggelar Wilujengan dan Kirab Budaya pada Jumat (10/1) dan kegiatan Sidang pada Minggu (12/1) kemarin.

EKO SUTOPO, Purworejo (Magelang Expres/Grup FIN)

Kegiatan Wilujengan digelar khidmat selayaknya sebuah kirab budaya biasanya. Namun, ternyata ada beberapa penyebutan terhadap orang per orang dimana terdapat pemimpin yang disebut Sinuhun.

Kelompok tersebut memusatkan kegiatannya di Desa Pogung Jurutengah. Aktivitasnya sudah cukup lama dan anggotanya banyak dari luar kota.

Sebagai penanda keraton, di lokasi tersebut terdapat bangunan semacam keraton berbentuk seperti pendopo yang belum selesai dibangun. Di sebelah utara pendopo, ada sebuah kolam yang keberadaannya sangat disakralkan. Satu penanda yang tidak kalah penting adalah sebuah prasasti bertuliskan huruf Jawa.

Hal yang membuat orang semakin bertanya-tanya adalah, mereka menyebut bahwa kekuasaan yang dimiliki meliputi seluruh dunia.

Pria yang disebutkan sebagai raja dengan panggilan Sinuhun adalah Totok Santosa Hadiningrat. Kepada awak media, Totok menyebut bahwa keberadaannya untuk meneruskan janji Kerajaan Mataram sebagai kerajaan pemersatu dunia.

“Pekan lalu kami mengadakan Wilujengan Keraton Agung ini. Kegiatan itu untuk menyambut kehadiran Sri Maharatu atau Maharaja Jawa kembali ke Jawa,” kata Totok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here