Hasan Sukur, Striker Inter Milan dan Bintang Timnas Turki yang Kini Jadi Sopir Uber

Hakan Sukur saat berseragam timnas Turki. (AFP PHOTO/GREG WOOD)

TURKI- Kehidupan Mantan striker Inter Milan, Hasan Sukur kini jauh dari sebelumnya. Hasan yang dahulunya sebagai bintang Timnas Turki itu, kini menjalani kehidupan sebagai supir Uber di Amerika Serikat (AS).

Kehidupan ini, Ia jalani lantaran bermasalah dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Regim Erdogan menganggap Hasan Sukur sebagai teroris.

Sukur pensiun dari dunia sepak bola pada tahun 2008, setelah kariernya yang mengesankan. Ia kemudian menggunakan ketenerannya sebagai pesepak, untuk terjun ke dunia politik. Ia memenangkan kursi parlemen di Turki pada tahun 2011.

Tetapi kemudian Hasan Sukur berselisih dengan Erdogan. Ia kemudian mengundurkan diri dari Parlemen pada tahun 2013 karena dituduh terlibat dalam percobaan kudeta terhadap pemimpin negara itu.

Pada 2015 ia pindah ke Amerika Serikat, bersama dengan istri dan anak-anaknya, Ia kemudian mengelola sebuah kafe di California. Namun usaha caffe itu tidak berjalan mulus

“Saya tidak punya apa-apa lagi, Erdogan mengambil segalanya: hak saya untuk kebebasan, kebebasan berekspresi dan hak untuk bekerja,” kata pria 48 tahun itu kepada surat kabar Jerman Welt am Sonntag.

“Sepertinya tidak ada yang bisa menjelaskan apa peran saya dalam kudeta ini. Saya tidak pernah melakukan sesuatu yang ilegal, saya bukan pengkhianat atau teroris,” ujarnya.

Hasan membantah semua tuduhan regim Erdogan terhadap dirinya. “Saya mungkin menjadi musuh pemerintah ini, tetapi bukan negara atau bangsa Turki. Saya mencintai negara saya.

“Setelah perpecahan dengan Erdogan, saya mulai menerima ancaman. Toko istri saya diserang, anak-anak saya dilecehkan, ayah saya dipenjara dan semua aset saya disita.

“Jadi saya pindah ke Amerika Serikat, awalnya mengelola sebuah kafe di California, tetapi orang-orang aneh terus datang ke bar.

“Sekarang aku mengemudi untuk Uber dan aku menjual buku.” Demikian kata Hasan Sukur.

Masa gemilangnya di sepak bola, Sukur adalah pencetak gol terbanyak di Turki dengan 51 gol dalam 112 pertandingan.

Dia adalah bintang untuk Turki di Piala Dunia FIFA 2002 meteka terkenal mencetak gol Piala Dunia tercepat melawan Republik Korea dalam waktu kurang dari 11 detik.

Di level klub ia menghabiskan sebagian besar karirnya di Galatasaray, memenangkan Super Lig Turki delapan kali dan tiga kali mencetak top skor.

Dia juga memiliki tugas di Italia – dengan Inter Milan, Torino dan Parma – dan Inggris dengan Blackburn Rovers, di mana dia adalah rekan satu tim dengan pemain internasional Australia Lucas Neill. (dal/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here