BMKG Ingatkan Warga Tatap Waspada

Ilustrasi: Pixabay

MAMUJU – Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Majene masih memberikan peringatan kepada warga untuk terus waspada dengan kondisi cuaca ekstrem.

Selama hampir sepekan di wilayah Sulbar khususnya Mamuju, sudah beberapa kejadian alam terjadi akibat dari cuaca ekstrem. Mulai dari hujan lebat yang menyebabkan tahan longsor serta gelombang tinggi air laut, membuat BMKG terus memperingatkan keapda masyarakat untuk tetap waspada.

Kepala BMKG Majene Agus ST mengatakan, dari hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Sulbar untuk sepekan kedepan.

Agus menjelaskan, analisis dinamika atmosfer menunjukkan MJO masih berada di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur yang mendukung peningkatan konsentrasi curah hujan.

“BMKG memprakirakan dalam periode sepekan kedepan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir serta angin kencang berpotensi terjadi,” ujar Agus, ketika dikonfirmasi, Senin 13 Januari.

Agus ST menambahkan, untuk hari ini semua kabupaten di Sulbar hanya berawan pada pagi hari dan tidak turun hujan. Sementara untuk siang dan sore hari wilayah Kabupaten Polman, Majene, Mamuju dan Mamasa cerah.

Untuk malam hari, sambung Agus, Kabupaten Polman, Mamuju dan Majene, cerah. Mamasa, Mateng dan Pasangkayu, berawan.

“Kalau dini hari juga berawan di Polman, Majene, Mamasa, Mamuju, Mateng, dan Pasangkayu. Suhu udara dari 19 hingga 31 derajat celcius, kelembaban udara 70 hingga 80 persen dan angin dua sampai 10 kilometer per jam,” tandasnya. (idr

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here