Ukraina Minta Kompensasi dari Iran

An Iranian lights candles for the victims of Ukraine International Airlines Boeing 737 during a gathering in front of the Amirkabir University in the capital Tehran, on January 11, 2020. - Iran said it "unintentionally" shot down a Ukrainian passenger jet, killing all 176 people aboard, in an abrupt about-turn after initially denying Western claims it was struck by a missile. President Hassan Rouhani said a military probe into the tragedy had found "missiles fired due to human error" brought down the Boeing 737, calling it an "unforgivable mistake". (Photo by - / AFP)

KIEV – Pemerintah Ukraina akan memberikan kompensasi sebesar 8.350 dolar AS (setara Rp114,8 juta) kepada masing-masing keluarga yang anggotanya menjadi korban tewas dalam peristiwa nahas jatuhnya pesawat Ukraina di Iran pekan ini. Perdana Menteri Ukraina Oleksiy Honcharuk menyebutkan maskapai penerbangan nasional Ukraine International Airlines akan menyerahkan dana santunan kepada keluarga anggota kru yang meninggal dalam kecelakaan pesawat.

Ditambahkannya, para diplomat Ukraina sedang mengupayakan soal bagaimana memperoleh kompensasi dari otoritas Iran. ”Iran harus bertanggungjawab atas peristiwa ini. Aksi menewaskan seluruh 176 orang merupakan kesalahan tragis,” terangnya, Minggu (12/1).

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menegaskan pengakuan Iran bahwa pihaknya menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina merupakan langkah yang benar tetapi menginginkan mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawabannya. ”Saya bersikeras agar identifikasi jasad segera diselesaikan dan dipulangkan ke Ukraina,” cuit Zelenskiy di Twitter seusai berbicara dengan Presiden Iran Hassan Rouhani.

“Para pelaku harus dimintai pertanggungjawaban. Kebenaran soal kejatuhan pesawat penumpang Ukraina tidak dapat disembunyikan,” imbuhnya. Zelenskiy mengaky sepakat dengan Presiden Iran Hassan Rouhani soal kerja sama untuk memecahkan kode kotak hitam dari pesawat Ukraina itu, yang tertembak jatuh pekan ini.

Meski demikian Zelenskiy juga mendesak semua mitra internasional Ukraina agar bersatu dan tak menyerah hingga penyelidikan peristiwa nahas itu rampung. ”Kami minta keadilan, dan Iran harus memahami posisi ini,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here