Hoaks Bili-bili Meresahkan Warga
SUNGGUMINASA - Kondisi bendungan Bili-bili terus dipantau. Selain untuk bencana, juga menghindari berita hoks yang kerap mengangetkan masyarakat.
Terbaru, informasi di sosial media mengabarkan elevasi air bendungan Bili-bili mengalami kenaikan hingga 99,926 mdpl. Warga diminta mengungsi. Hal ini membuat masyarakat khawatir.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Suparji membantah informasi tersebut. Menurutnya saat ini, bendungan Bili-bili dalam batas normal. "InsyaAllah masih aman, informasi seperti ini kan setiap tahun pasti ada. Cek kebenarannya," katanya, Minggu, 12 Januari.
Dia menegaskan, saat ini elevasi hanya 86,73 mdpl, normal hingga +99,50 mdpl. Menurutnya, permintaan wadapada baru dikeluarkan jika elevasi +100,00 mdpl.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dia juga memerintahkan agar seluruh stakeholder tetap waspada dengan cuaca ekstrem saat ini. Seluruh stakeholder termasuk yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan.
"Termasuk peran pimpinan OPD dan camat agar tetap standby 24 jam," tutupnya.
Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Gowa, Iksan Parawangsa, mengatakan, pihaknya bersama Tim Reaksi Cepat (TRC)
selalu siaga secara penuh dalam menghadapi hal yang tidak dapat dihindari. "Termasuk kelengkapan alat di lapangan kita juga telah disiapkan. Seperti alat kesehatan dan alat penanganan bencana," katanya.(ica/dir)