Berakhir dengan Kemenangan Manis

Tim pelatih skuad putra Honda DBL All-Star 2019, Dhimas Aniz tampak menyusun strategi dan menjelaskan pattern untuk meningkatkan permainan timnya.

JAKARTA – Rangkaian training camp perdana yang harus dilakoni skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019 di Surabaya berakhir juga. Yang mengesankan, training camp diakhiri dengan kemenangan manis skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019 atas lawannya di scrimmage game, Selasa (7/1).

Seperti diketahui, pada hari ketiga training camp di Surabaya, skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019 benar-benar berfokus pada latihan. Latihan itu dipersiapkan untuk menghadapi scrimmage game berikutnya. Pada hari kedua itu, skuad putra dan putri Honda DBL Indonesia All-Star 2019 menghadapi tim yang berbeda.

Skuad putra menghadapi tim basket profesional Pacific Caesar Surabaya. Meski bertajuk scrimmage game, Pacific Caesar tetap menurunkan beberapa pemain bintang serta pemain binaan mereka.

Sedangkan skuad putri setelah mengalami kekalahan di laga perdana melawan PON Jatim 2020 mendapatkan tantangan dari Whatsapp. Whatsapp Surabaya sendiri merupakan salah satu tim basket putri elit yang ada di Surabaya. Beberapa pemain profesional seperti Henny Sutjiono juga akan tergabung dalam skuad hari ini.

Luar biasanya, hasil yang didapat skuad putra dan putri sama-sama positifnya. Skuad putri menang melawan WhatsApp, 57-38. Menurut Rustawijaya, pelatih skuad putri Honda DBL Indonesia All-Star 2019, permainan gemilang anak asuhnya tak lepas dari keberanian mereka untuk mengambil keputusan. Beberapa kali mereka terlihat lebih berani menembak dibanding pertandingan sebelumnya.

”Saya beri pendekatan personal. Seperti Angie yang saya suruh untuk lebih berani menususuk, Fiyo yang tidak ragu-ragu dalam menembak. Dan saya bersyukur hal ini berbuah manis,” ujar coach Rusta.

Sementara itu kemenangan kembali di dapat skuad putra. Jika sebelumnya mereka berhasil menjinakkan tim PON Jatim, kali ini mereka mampu menang atas Jr. Pacific Caesar. Mereka berhasil memenangi laga dengan skor meyakinkan 54-47.

Menurut asisten coach pemain putra, Cahyandri anak asuhnya bermain sangat gemilang. Pasalnya pattern yang diberikan oleh pelatih berhasil dieksekusi dengan baik. ”Mereka jauh lebih improve dibandingkan pertandingan sebelumnya. Hal ini tak lepas dari permainan mereka yang sangat enjoy,” ujarnya.

Rangkaian training camp sendiri resmi berakhir Selasa malam. Rabu (8/1) pagi personel skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019 pulang ke daerahnya masing-masing. Meskipun kembali ke daerah masing-masing, tim pelatih tetap memantau perkembangan anak-anak All-Star.

Mereka punya saluran komunikasi khusus yang biasanya digunakan untuk koordinasi, termasuk memberikan tugas-tugas harian. Sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat, pertengahan Februari nanti, skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2019 akan kembali menjalani training camp. (dbl/ful)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here